Sabtu, 2 Mei 2026

Nagan Raya

MAA Nagan Raya Gelar Sosialisasi Adat Istiadat, Ini Pesan Wabup Raja Sayang

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekretariat MAA Abu Said Kamaruddin dan Ketua MAA Teuku Jamalul Adil melakukan...

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
Dok MAA
SOSIALISASI ADAT - Wabup Nagan Raya, Raja Sayang saat menghadiri sosialisasi adat istiadat diselenggarakan MAA, Rabu (27/8/2025). 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Majelis Adat Aceh (MAA) Nagan Raya mengadakan sosialisasi adat  istiadat berlangsung di MAA Gampong Jeuram, Seunagan, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta dibuka Wabup Raja Sayang dengan tujuan untuk melestarikan, mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya, menciptakan keharmonisan sosial serta membentuk karakter dan identitas generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekretariat MAA Abu Said Kamaruddin dan Ketua MAA Teuku Jamalul Adil melakukan peusijuk Wakil Bupati Raja Sayang.

Wabup Raja Sayang  memberikan apresiasi kepada MAA yang telah melestarikan adat istiadat Nagan Raya.

Wabup mengajak seluruh masyarakat dalam Kabupaten itu untuk turut serta melestarikan dan menjaga adat istiadat di Nagan Raya.

"Dengan menjaga serta melestarikan adat istiadat tersebut, maka berbagai fungsi adat itu, tidak akan terpisahkan dari kehidupan masyarakat dalam Kabupaten Nagan Raya," pungkas Wabup Raja Sayang.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Apresiasi Siswi Juara Olimpiade Bahasa Arab

Ketua MAA Nagan Raya, Teuku Jamalul Adil menyampaikan, bahwa sosialisasi tersebut memiliki makna yang sangat penting, sehingga dapat mengembalikan marwah Kabupaten Nagan Raya.

Apalagi kata Raja Ade, sapaan T Jamalul Adil, adat istiadat di Aceh secara umum dan Nagan Raya khususnya, merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan dan dijaga secara bersama.

"Dengan sosialisasi itu, masyarakat dapat memahami dan juga menghargai nilai nilai adat istiadat Aceh, terutama di Kabupaten Nagan Raya," ujarnya.

Dikatakan, adat di Nagan Raya bukan saja sebuah tradisi, melainkan juga sebagai landasan hidup yang telah mengatur kehidupan masyarakat Nagan Raya telah lama, mulai pernikahan, kematian serta saat berinteraksi sesama masyarakat.

Oleh karena itu, dengan sosialisasi adat istiadat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami nilai nilai luhur, menanamkan rasa cinta budaya, dan dapat menyesuaikan diri dengan zaman tanpa mengorbankan jati diri bangsa.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved