Selasa, 5 Mei 2026

Berita Pidie

Puluhan Siswa SMAN Delima Kunjungi 3 Situs Bersejarah di Pidie

puluhan siswa dari SMAN 2 Delima, Pidie sejak 26 sampai 27 Agustus 2025 di boyong ke tiga titik lokasi situs sejarah

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Puluhan siswa SMAN 2 Delima, Pidie melakukan foto bersama pada lokasi situs sejarah Rumoh Geudong atau Komplek Memorial Living Park Gampong Bili Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Rabu (27/8/2025). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Guna mengenang jasa para pahlawan atau pejuang kemerdekaan RI, puluhan siswa dari SMAN 2 Delima, Pidie sejak 26 sampai 27 Agustus 2025 di boyong ke tiga titik lokasi situs sejarah.

Ketiga situs sejarah yang dikunjungi oleh puluhan siswa itu masing-masing Makam Tgk Muhammad Daud Beureueeh yang berada dalam Komplek Masjid Baitul 'Ala Lilmujahidin Beureunueun,  Kecamatan Mutiara, Pidie.

"Pahlawan Tgk Muhammad Daud Beureueh ini adalah sosok pejuang kemerdekaan RI. Beliau baik selaku pemimpin maupun sosok ulama asal Pidie yang memiliki integritas dan kapasitas tinggi yang berkontribusi besar dalam memerdekakan RI," sebut kepala SMAN 2 Pidie, Ramli SPdI MA bersama guru pengasuh mata pelajaran sejarah, Zaitun Munar SPd kepada Serambinews.com, Rabu (27/8/2025).

Dijelaskan Ramli, para siswa juga diajak untuk melihat secara dekat kompleks Masjid Tgk Syik di Pasi yang berada di Gampong Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Pidie yang merupakan salah satu masjid bersejarah yang menjadi warisan peradaban Islam di Aceh. 

Tgk Syik di Pasi merupakan sosok ulama Kharismatik Aceh yang hidup era Kesultanan Sultan Iskandar Muda dan beliau juga sosok bapak pertanian yang mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif untuk areal pertanian dalam memakmurkan warga. 

Baca juga: 4 Ibu Rumah Tangga dan 1 Pria di Langsa Kuras Uang di ATM Korban, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berikutnya para siswa juga diajak melihat secara dekat komplek wisata terbaru Gedung Memorial Living Park Gampong Bili Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie sebagai media pembelajaran sejarah yang menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan masyarakat Aceh. 

Dulu, kompleks Living Park itu merupakan Rumoh Geudong yang kini direnovasi menjadi lokasi Destinasi wisata sejarah bagi warga Aceh. 

Dijelaskan Ramli, kegiatan kunjungan ke beberapa tempat yang memiliki situs sejarah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta memperkenalkan secara langsung kepada siswa tentang sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh Aceh dalam menegakan syiar agama dan kemerdekaan bagi RI.

"Inti dari belajar sejarah tidak hanya dari teks tulisan di buku semata-mata, akan tetapi juga, perlu dengan melihat secara langsung secara ril sebagai fakta otentik atas peninggalan sejarah sehingga menggugah khazanah dan jiwa patriotisme siswa selaku generasi bangsa,"ungkapnya.(*)

Baca juga: Kisah Pemuda Lembah Seulawah, dari Ayam Guling Meraih Sarjana USK dan Sekolahkan Adik

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved