Selasa, 21 April 2026

Harga Sawit di Aceh

Naik Tipis, Segini Harga Sawit Per Kilogram di Tingkat Petani Aceh Singkil

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil, naik tipis di banding pekan sebelumnya

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
PANEN SAWIT: Warga panen tandan buah segar kelapa sawit di kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, Kamis (28/8/2025) 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil, naik tipis di banding pekan sebelumnya.

Dari pekan sebelumnya Rp 2.420 per kilogram (Kg), naik tipis sebesar Rp 30 menjadi Rp 2.450 per Kg. 

Harga TBS kelapa sawit tersebut terus mengalami kenaikan sedikit demi sedikit. 

"Untuk harga antar Rp 2.450 dan untuk harga dijemput Rp 2.400," kata Anto pengepul kelapa sawit Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kamis (28/8/2025). 

Harga diantar maksudnya petani mengantar sendiri hasil panen TBS kelapa sawitnya ke pengepul atau dalam dunia persawitan disebut ram. 

Sedangkan harga dijemput, bila pengepul jemput sendiri ke kebun petani. 

Baca juga: Harga Sawit di Aceh Singkil Rp 2.250 Per Kg, Berapa Idealnya Agar Untung, Ini Hitungnya

Penjemputan tersebut bisanya atas permintaan petani sendiri, yang tidak mau repot-repot mengantar. 

Terdapat selisih harga antar diantar dengan dijemput sebesar Rp 50 per Kg. Selisih harga tersebut merupakan biaya ongkos angkut dan bongkar muat. 

Harga sawit ditentukan kualitas buah. Pengepul biasanya memberikan harga tinggi untuk sawit dengan kualitas buah matang sempurna serta berat janjang rata-rata (BJR) di atas 10 kilogram.

Sedangkan sawit mengkal dan mentah tidak diterima sebab akan dikembalikan oleh perusahaan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS).

Sementara itu, produksi sawit petani mulai memasuki musim trek. Trek merupakan istilah ketika produksi sawit di kebun menurun dari biasanya. 

Baca juga: Musim Kemarau Melanda, Tanaman Sawit Warga Singkil Kekeringan 

Penurun produksi lantaran sudah hampir sebulan hujan tidak turun di daerah itu. Kalaupun hujan turun intensitasnya ringan. 

"Karena tidak ada hujan, hasil panen sawit turun sedikit," kata Wati pemilik kebun sawit. 

Luas kebun sawit rakyat 

Lebih dari 70 persen warga Aceh Singkil, andalkan hidup dari sawit. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved