Sumur Bor di Alur Salalas tak Berfungsi
Empat unit sumur bor dan bak penampungan air yang dibangun tahun 2010 oleh Dinas PU Aceh Tamiang, di Desa Alur Salalas
* Dibangun Tahun 2010
KUALASIMPANG - Empat unit sumur bor dan bak penampungan air yang dibangun tahun 2010 oleh Dinas PU Aceh Tamiang, di Desa Alur Salalas, Kecamatan Karangbaru, tak berfungsi. Padahal masyarakat desa tersebut kesulitan memperoleh air bersih. Masyarakat berharap Dinas PU Aceh Tamiang segera memperbaiki sumur bor tersebut sehingga kebutuhan air bersih bagi masyarakat dapat terenuhi.
Lilik Suyatno, seorang tokoh masyarakat Desa Alur Selalas kepada Serambi Selasa (4/3) mengatakan, empat unit sumur bor dan bak penampungan yang tak berpfungsi itu, dua unit di Dusun Pipa dan di Dusun Titi Tiga satu unit, di Dususn Pipa Selatan, satu unit.
“Ke empat sumur bor itu dibangun empat tahun lalu, namun tidak berfungsi,” ujarnya.
Bahkan, kata Lilik, ada salah satu sumur bor satu hari setelah di hidupi mesih pompa air, hanya keluar dua ember air saja. “Masyarakat di desa kami sangat membutuhkan air bersih, jika keempat sumur bor itu berfungsi tentu sangat membantu masyarakat,”katanya.
Selama ini untuk kebutuhan minum dan memasak, warga membeli air bersih dari Seruway yang dijual pedagang dengan harga Rp 5.000/jeriken. Karena itu, pihaknya berharap Dinas PU Aceh Tamiang segera memperbaiki sumur bor tersebut agar warga Desa Selalas tidak krisi air bersih.
Menanggapi masalah tersebut, Kabid Cipta Karya Dinas PU Aceh Tamiang, Yopi ST, yang dikonfimrasi Serambi Selasa (4/3) mengaku belum menerima laporan menyangkut tak berfungsinya sumur bor di Desa Selalas.
Kebetulan, tambah Yopi, petugas yang mengetahui persis tentang sumur bor tersebut tidak ada di tempat. Apalgi, tambah Yopi, dirinya baru sebulan menjadi Kabid Cipta Karya. “Saya belum mengetahui informasi terkait sumur bor tersebut sehingga belum dapat memberikan keterangan,” ujarnya.(md)