NU Salurkan Kurban untuk Pengungsi Rohingya
Tim Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)
LHOKSEUMAWE - Tim Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, melakukan kunjungan ke lokasi pengungsi Rohingya, di komplek BLK, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua PWNU Aceh Dr Iskandar Zulkarnaen, Ketua PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk M Rizwan H Ali dan Rais Syuriah PCNU Lhokseumawe, Tgk H Misran Fuadi, SAg MAP, serta Koordinator Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy.
Wakil Ketua PWNU Aceh, Dr Iskandar Zulkarnaen didampingin Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Tgk M Rizwan H Ali MA, kepada Serambi, Minggu (2/8/2020) mengatakan, dalam kunjungan itu pihaknya ikut serta membawa sumbangan dalam bentuk 5 ekor kambing hewan kurban dan 27 paket pakain alat-alat shalat dan mukena perempuan dewasa dan anak-anak, serta peralatan tidur.
Iskandar menyampaikan bahwa sumbangan ini adalah Bantuan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI-NU) dan Lazisnu, lalu diserahkan melalui PWNU Aceh dan PCNU Kota Lhokseumawe untuk diteruskan kepada pengungsi muslim Rohingya di Lhokseumawe.
“Dan hari ini kita serahkan ke lokasi pengunngsi yang diterima langsung oleh ketua Satgas penanganan pengungsi Rohingya, Ridwan Jalil, yang juga selaku Kadis Sosial Kota Lhokseumawe yang ikut disaksikan sekretaris Satgas Muksalmina,” kata Iskandar.
Dia katakan, pihaknya telah menyerahkan bantuan dan diterima oleh Satgas setempat. “Bantuan akan dibagikan kepada pengungsi Rohingya dan apabila lebih, bantuan tersebut akan dibagikan ke warga sekitar dan untuk sementara yang masih sangat banyak adalah logistik sudah penuh 3 gudang,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk M Rizwan H Ali MA, menambahkan, untuk selanjutnya dari pengurus PCNU Kota Lhokseumawe telah menyediakan dua orang tenaga pengajar sukarela untuk bertugas mengajarkan mengaji bagi anak-anak pengungsi Rohinya.
“Insya Allah sudah kita persiapkan guru mengaji yang akan sukarela mengajar anak-anak Rohingya, selama 40 hari,” demikian jelas Tgk M Rizwan H Ali MA.(zak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tangis-imigran-rohingya-di-pagi-hari-raya-idul-adha-relawan-di-lhokseumawe-datang-menghibur.jpg)