Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Salam

Jangan Biarkan Israel Hancurkan RS Indonesia

Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, kini menjadi salah satu target rudal zionis Israel. Negara Yahudi tersebut menuduh rumah sakit bantuan

Editor: mufti
Thumnail Youtube
Israel Tuduh Hamas Punya 'Markas' di RS Indonesia di Gaza 

Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, kini menjadi salah satu target rudal zionis Israel. Negara Yahudi tersebut menuduh rumah sakit bantuan masyarakat Indonesia ini sebagai markas pejuang Hamas, sehingga menjadi target sah penghancuran.

Dalam sebuah video yang diposting anggota pasukan militer Israel di akun Twitternya (X), disebutkan bahwa Hamas memanfaatkan rumah sakit itu sebagai pusat komando dan infrastruktur sipil untuk mendukung kegiatan operasi. Termasuk untuk memasok bahan bakar solar kepada Hamas.

Juru Bicara Militer Israel, Daniel Hagari juga mengatakan bahwa rumah sakit Indonesia di Gaza dibangun di atas jaringan terowongan Hamas, dan menuduh rumah sakit itu melindungi jaringan terowongan dari pengeboman Israel karena berada di bawah rumah sakit.

Hal ini sudah dibantah tegas oleh Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Dr Henry Hidayatullah. Dr Henry menjelaskan jika RS Indonesia yang dibangun di Gaza, Palestina, hanya untuk mengobati bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami dengan tegas menyampaikan bahwa RS Indonesla yang berdiri di Gaza, Palestina merupakan rumah sakit spesifik, dibangun hanya melayani pengobatan bagi korban atau masyarakat Gaza, khususnya dalam memberikan pengobatan,” kata Henry sebagaimana diberitakan Serambi, Selasa (7/11/2023).

Bantahan serupa juga disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang menegaskan bahwa RS Indonesia di Gaza sepenuhnya ditujukan untuk tujuan kemanusiaan. “RS Indonesia di Gaza adalah fasilitas yang dibangun masyarakat Indonesia sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan dan untuk melayani kebutuhan medis masyarakat Palestina di Gaza," kata Juru bicara Kemlu RI, Lalu Muhamad Iqbal.

Namun seperti kita tahu bersama, bantahan itu tetap tidak akan menyurutkan niat Israel. Tuduhan bahwa Rumah Sakit Indonesia menjadi markas pejuang Hamas tak lebih hanya untuk pembenaran atas apa yang akan mereka lakukan terhadap rumah sakit tersebut, di tengah tingginya kecaman dunia internasional saat ini.

Tujuan Israel sebenarnya adalah genosida, membantai habis warga Gaza. Tujuan yang sebenarnya sudah sejak lama direncanakan dan baru terlaksana sekarang dengan dalih membalas serangan pejuang Hamas yang dilakukan pada 7 Oktober lalu.

Saat ini, Rumah Sakit Indonesia menjadi harapan satu-satunya bagi warga Palestina di Gaza utara. Selain menjadi rumah sakit terbesar, juga memiliki fasilitas yang cukup memadai. Oleh karena itu, banyak korban yang meninggal dan terluka dilarikan ke rumah sakit ini.

Setidaknya, dari 1.300 lebih korban jiwa, 60-80 persen di antaranya adalah anak-anak dan perempuan telah dibawa ke RS Indonesia dan lebih dari 4.000 korban luka-luka saat ini sedang menjalani perawatan. Selain itu, Rumah Sakit Indonesia juga menjadi tempat bagi warga Gaza untuk mengungsi, dengan jumlah mencapai lebih dari 2.000 jiwa.

Karena itu, kita berharap pemerintah melakukan langkah-langkah serius dan kongkret guna mencegah zionis Israel membombardir Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Apabila bantahan dan penjelasan tidak didengar, maka perlu dilakukan upaya-upaya lain yang lebih tegas dan keras untuk menekan Israel.(*)

POJOK

Boby minta izin dukung Prabowo, tapi menolak pindah partai

Dilema karena mertua dan kakak ipar kan?

PAS Dukung Anies-Muhaimin, Tu Sop mengaku tidak tahu

Ya apa boleh buat, kita kan bukan siapa-siapa

Kuliner khas Simeulue jadi primadona

Jelas dong, dari namanya saja sudah bikin penasaran, hehehe...

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved