Selasa, 7 April 2026

Berita Banda Aceh

Siapa Bilang Umat Beragama di Aceh tak Rukun, Datanglah ke Peunayong 

Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menegaskan bahwa tidak ada persoalan apapun di Aceh mengenai umat beragama.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs Azhari 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aceh acap kali diterpa isu miring. Selain berkenaan dengan syariat Islam, juga soal kerukunan umat beragama.

Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menegaskan bahwa tidak ada persoalan apapun di Aceh mengenai umat beragama.

"Soal kerukunan. Kalau kita di Aceh, bawalah ke Peunayong. Di sana semua umat beragama ada," kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari pada acara Media Gathering Kemenag Aceh di Amel Hotel & Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (7/12/2023).

Peunayong merupakan satu desa dalam Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh dan masih dalam kawasan perkotaan. 

Peunayong adalah wilayah kota tertua di Banda Aceh yang didesain oleh Belanda sebagai Chinezen Kamp (tenda) atau Pecinan. 

Baca juga: Israel Perluas Hunian di Yerusalem di Tengah Bombardir Gaza, Bakal Bangun 1.738 Unit Permukiman

Saat ini Gampong Peunayong dihuni warga Cina dari Suku Khe, Tio Chiu, Kong Hu, Hokkian dan sub-etnis lainnya.

Azhari menjelaskan bahwa Penayong memiliki makna peupayong (memayungi). Artinya, masyarakat non muslim yang tinggal di Peunayong mendapat perlindungan dari warga tempatan. 

"Kalau mau lihat kerukunan di Aceh, datangnya ke Peunayong. Jangan dicari (non muslim) yang satu-satu. Bagaimana rukunnya Aceh, miniaturnya Peunayong," ujar Azhari.

Azhari mengaku pernah mendapat pertanyaan dari orang luar tentang kerukunan umat beragama di Aceh. 

"Karena ketika disebut kerukunan Aceh kurang, orang yang bakal takut datang ke Aceh," ungkap dia.

"Memang ada pertanyaan di luar, masih ada info Aceh tidak rukun. Tapi bisa dilihat, sampai sekarang semua umat hidup rukun di Aceh," tegas Azhari.(*)

Baca juga: Kalau Hari Jumat, Jam Berapa Wanita Boleh Shalat Dzuhur? Haruskah Tunggu Shalat Jumat Selesai?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved