Rabu, 8 April 2026

video

VIDEO Iran Tolak Kehadiran Kapal AS dan Sekutu, Janji akan Digempur

Komandan Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menolak kehadiran angkatan laut musuh di wilayah tersebut.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Komandan Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menolak kehadiran angkatan laut musuh di wilayah tersebut.

Pernyataan ini diduga ditujukan kepada Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang membentuk koalisi Laut Merah.

Komandan Iran Jenderal Hossein Salami bersumpah akan menargetkan musuh, baik dekat maupun jauh.

Salami tidak menyebutkan angkatan laut mana yang masuk dalam daftar musuhnya.

Namun, 22 negara telah setuju untuk bergabung dalam koalisi Laut Merah pimpinan AS.

Kolisi tersebut dibentuk untuk melawan Houthi Yaman yang terus menyerang kapal-kapal asing.

Dari 22 negara yang setuju, beberapa di antaranya sudah diumumkan ke publik. Misalnya Jepang, Singapura, Inggris, Australia, hingga Jerman.

Salami menambahkan bahwa kehadiran musuh baik jauh maupun dekat sangat berbahaya.

Sebab, dapat mengancam kepentingan nasional Iran maupun negara di sekitarnya.

Saat ini, Angkatan Laut Iran semakin kuat karena baru saja menerima kapal perang baru bernama Abu Mahdi.

Kapal ini dilangkapi dengan teknologi pengindar radar yang canggih dan mutakhir. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Iran Bersumpah Balas Pengeboman di Makam Jenderal Soleimani, Bendera Merah Dikibarkan di Masjid

Baca juga: Iran Bersumpah Gulingkan Rezim Zionis Netanyahu, Balas Dendam Atas Kematian Jendralnya

Baca juga: Kehebatan Terowongan Hamas Bikin Pakar Terpukau, Sebut Ada Pengaruh Korea Utara dan Iran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved