Selasa, 14 April 2026

Video

VIDEO - Hotman Bantah Keras Tudingan Jadi Buzzer Pemerintah Usai Sindir Ahok

Respon yang diberikan Hotman Paris sembari menyebut pendapatannya sepuluh kali lipat setiap bulannya dari gaji menteri.

SERAMBINEWS.COM - Hotman Paris Hutapea menanggapi tudingan dirinya menjadi buzzer pemerintah setelah menyindir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Respon yang diberikan Hotman Paris sembari menyebut pendapatannya sepuluh kali lipat setiap bulannya dari gaji menteri.

Dikutip dari Tribunnews.com, Hotman paris berpendapat bahwa dirinya tidak mungkin menjadi agen pemerintah atau buzzer seperti yang dituduhkan masyarakat.

"Jangan masuk penjara utk yg kedua kalinya!! 5 tahun berapa puluh miliar gajimu? Apa temuan kamu! Sesudah kejagung berhasil kamu nebeng viral."

Baca juga: VIDEO - Hotman Paris Geram, Sebut Ahok Merasa Tak Berdosa di Kasus Korupsi Pertamina

"(Hotman bukan agen Pemerintah: Prabowo tau income Hotman lebih besar dari 10 gaji menteri di total tiap bulan)," tulis @hotmanparisofficial pada Senin (3/3/2025)".

Keterangan ini tertulis dalam akun pribadinya @hotmanparisofficial, Senin (3/3/2025).

Dalam keterangan sebelumnya mengatakan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina seharusnya dapat melakukan pemeriksaan di Pertamina, Minggu (2/3/2025). 

Dimana disebutkan Ahok dalam posisinya saat itu juga berhak memecat direksi jika ada kemungkinan penyelewengan besar di Pertamina.

Baca juga: Razman Nasution Prihatin Hotman Paris Jatuh Sakit, Tapi Sebut Balasan untuk Orang yang Zalim

"Komisaris utama itu tugasnya berhak memecat sementara direksi, berhak melakukan pemeriksaan apa pun, jadi kalau ada penyelewengan besar di Pertamina, komisaris tidak tahu, setidak-tidaknya sekarang ini jangan dong cuap-cuap di media, seolah-olah dia tidak salah," ujar Hotman dalam video di akun Instagramnya, Minggu (2/3/2025), dikutip dari Tribun Jakarta.

Hotman menilai sikap yang ditunjukkan Ahok dalam sejumlah pernyataannya disebut seolah-olah merasa tidak ada keterkaitannya dalam kasus Pertamina Patra Niaga.

"Kalau pun dia merasa tidak bersalah atau memang dia tidak berani waktu itu membuka (skandal korupsi), setidak-tidaknya sekarang jangan cuap-cuap seolah-olah dia bersih, seolah-olah dia hebat," ujar Hotman.

Perlu diketahui, Ahok muncul setelah kasus korupsi tata kelola minyak mentah dengan mengungkapkan keburukan di Pertamina ada sejak dulu. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved