Rabu, 8 April 2026

Banda Aceh

Jurnalis di Aceh Gowes, Bawa Pesan Stop Kekerasan dan Upah Layak

Zuhri mengatakan, tahun ini aksi turun ke jalan pada momentum May Day dikemas dengan bersepeda mengelilingi Kota Banda Aceh

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
IST
PERINGATI MAY DAY – Para jurnalis lintas media dan organisasi masyarakat sipil berfoto di depan Museum Tsunami Banda Aceh, dalam rangkaian gowes memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, Kamis (1/5/2025). 

Zuhri mengatakan, tahun ini aksi turun ke jalan pada momentum May Day dikemas dengan bersepeda mengelilingi Kota Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan jurnalis lintas media dan organisasi masyarakat sipil di Banda Aceh menggelar gowes bersama dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, Kamis (1/5/2025).

Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Zuhri Noviandi, mengatakan bahwa kegiatan gowes ini sekaligus menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak pekerja media.

"Hari ini kami dari AJI Banda Aceh bersama bersama teman-teman Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Aceh, GeRAK Aceh dan beberapa organisasi masyarakat sipil turun ke jalan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day," kata Zuhri.

Zuhri mengatakan, tahun ini aksi turun ke jalan pada momentum May Day dikemas dengan bersepeda mengelilingi Kota Banda Aceh, sambil membawa poster menyuarakan perlindungan terhadap pekerja media.

"Dalam gowes ini sendiri kami juga membawa pesan dalam bentuk poster.

Ada pesan tentang upah layak, stop kriminalisasi terhadap jurnalis, kesejahteraan jurnalis, dan perlindungan terhadap jurnalis," ujarnya.

Dia menjelaskan, buruh atau pekerja media masih dihadapkan dengan berbagai masalah yang mendera.

Salah satunya mengalami kriminalisasi, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga kesejahteraan jurnalis.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan gowes May Day 2025 ini juga bagian dari upaya mengedukasi masyarakat bahwa profesi jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang (UU) dalam menjalankan tugasnya.

"Dimana jurnalis yang selama ini menyuarakan hak-hak masyarakat melalui informasi.

Sementara mereka jurnalis terkadang di lapangan mendapatkan perlawanan, intimidasi, sampai kekerasan," ucapnya.(mun)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved