Kesehatan

dr Boyke Ungkap Penyebab Pasangan Susah Punya Anak, Ternyata Bukan Hanya dari Istri

Selain faktor medis, dr Boyke menyoroti bahwa pola hidup dan psikologis pasangan juga sangat memengaruhi peluang hamil.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
YouTube Kacamata dr Boyke
Pakar kesehatan reproduksi, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, mengungkap fakta mengejutkan soal penyebab pasangan sulit mendapatkan keturunan. Selama ini banyak orang beranggapan bahwa masalah kesuburan hanya datang dari pihak istri. 

SERAMBINEWS.COM – Pakar kesehatan reproduksi, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, mengungkap fakta mengejutkan soal penyebab pasangan sulit mendapatkan keturunan. Selama ini banyak orang beranggapan bahwa masalah kesuburan hanya datang dari pihak istri.

Padahal, menurut dr Boyke, kenyataannya penyebab infertilitas hampir seimbang antara suami dan istri.

“Kalau ada pasangan susah punya anak, jangan langsung menyalahkan perempuan. Berdasarkan data, sekitar 45 persen masalahnya justru berasal dari pihak laki-laki, 45 persen dari perempuan, dan sisanya kombinasi keduanya,” jelas dr Boyke dalam sebuah tayangan edukasi kesehatan di kanal YouTube Kacamata dr Boyke dikutip Kamis (28/8/2025).

Selain faktor medis, dr Boyke menyoroti bahwa pola hidup dan psikologis pasangan juga sangat memengaruhi peluang hamil.

Menurutnya, semakin tinggi tingkat stres, semakin kecil pula peluang pasangan untuk memperoleh keturunan.

“Banyak pasangan yang terlalu ingin cepat hamil sampai stres. Padahal stres itu bisa mengganggu proses pelepasan sel telur pada wanita,” ungkapnya.

Baca juga: Obesitas Bisa Hambat Kehamilan, dr Boyke Ingatkan Ibu untuk Jaga Berat Badan Ideal

Tak hanya itu, kebiasaan sehari-hari juga punya dampak besar. Kegemukan, kurang olahraga, hingga konsumsi makanan berlemak bisa menurunkan kualitas sel telur maupun sperma.

dr Boyke menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi kedua belah pihak. Suami, kata dia, jangan ragu untuk mengecek kualitas sperma melalui pemeriksaan medis.

“Kita sering kali fokus pada rahim atau sel telur istri, padahal kualitas sperma juga harus diperhatikan. Ada yang jumlahnya sedikit, pergerakannya lambat, atau bentuknya tidak normal. Itu semua bisa jadi penghambat,” papar Boyke.

Harus Kompak dalam Program Hamil

Ia mengingatkan, program hamil bukan hanya tanggung jawab istri, melainkan juga suami.

Keduanya perlu menjaga pola hidup sehat, mengatur berat badan ideal, hingga memilih waktu berhubungan intim yang tepat sesuai masa subur.

“Kalau suami istri kompak, peluang punya momongan akan lebih besar. Jangan saling menyalahkan, tapi hadapi bersama-sama,” tutupnya.

Baca juga: dr Boyke Ungkap Tips Menjaga Kebersihan Organ Intim Pasca Melahirkan agar Terhindar dari Infeksi

Cara Hitung Masa Subur untuk Program Hamil, dr Boyke Kasih Rumusnya

Bagi pasangan suami istri yang tengah menjalani program hamil, memahami masa subur wanita menjadi kunci penting untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Dokter spesialis kandungan, dr Boyke Dian Nugraha, menjelaskan secara sederhana bagaimana cara menghitung masa subur dengan rumus yang bisa dipraktikkan setiap bulan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved