Senin, 1 Juni 2026

Harga Emas

Harga Emas Pegadaian Terjun Bebas H-1 Ramadhan, Cek Harga UBS dan Galeri24 Hari Ini 18 Februari 2026

harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 kompak merosot tajam mengikuti tren pelemahan global.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
HARGA EMAS - Ilustrasi emas batangan anjlok generated by AI, Rabu (18/2/2026). Berikut update harga emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian hari ini, Rabu (18/2/2026). 

SERAMBINEWS.COM – Berikut update harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Rabu (18/2/2026).

Memasuki pertengahan pekan, pasar logam mulia domestik dikejutkan dengan penurunan harga yang sangat signifikan, mencatatkan salah satu koreksi harian terdalam bulan ini.

Berdasarkan pantauan terbaru dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 kompak merosot tajam mengikuti tren pelemahan global.

Penurunan ini membuat harga emas kini semakin menjauh dari level Rp 3 juta yang sempat bertahan lama di awal bulan.

Emas produksi UBS hari ini mencatatkan penurunan sebesar Rp 38.000 per gram.

Jika pada Selasa (17/2/2026) kemarin harga UBS berada di level Rp 2.958.000, pada Rabu ini harganya jatuh ke posisi Rp 2.920.000 per gram.

Laju penurunan yang tak kalah drastis juga dialami emas Galeri24.

Produk anak usaha Pegadaian tersebut terkoreksi sebesar Rp 38.000, dari sebelumnya Rp 2.943.000 pada hari Selasa, kini berada di level Rp 2.905.000 per gram.

Tren negatif ini kian memperlebar jarak dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) yang pernah menyentuh Rp 3.275.000 per gram pada akhir Januari lalu.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian Sore Ini Anjlok, UBS dan Galeri24 Kian Melemah, Cek Harga per 17 Februari 2026

Daftar Harga Emas di Pegadaian 18 Februari 2026

Bagi yang merencanakan pembelian aset menjelang bulan suci Ramadhan, berikut rincian harga terbaru emas UBS dan Galeri24 per Rabu (18/2/2026) pukul 15.00 WIB dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian.

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.578.000
  • 1 gram: Rp 2.920.000
  • 2 gram: Rp 5.793.000
  • 5 gram: Rp 14.315.000
  • 10 gram: Rp 28.479.000
  • 25 gram: Rp 71.059.000
  • 50 gram: Rp 141.826.000
  • 100 gram: Rp 283.539.000
  • 250 gram: Rp 708.638
  • 500 gram: Rp 1.415.614

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.524.000
  • 1 gram: Rp 2.905.000
  • 2 gram: Rp 5.740.000
  • 5 gram: Rp 14.246.000
  • 10 gram: Rp 28.416.000
  • 25 gram: Rp 70.657.000
  • 50 gram: Rp 141.202.000
  • 100 gram: Rp 282.264.000
  • 250 gram: Rp 703.927.000
  • 500 gram: Rp 1.407.854.000
  • 1.000 gram (1 Kg): Rp 2.815.707.000

Baca juga: Update Harga Emas Pegadaian Sore Ini, UBS dan Galeri24 Mulai Turun, Cek Harga per 16 Februari 2026

Sebagai informasi, Pegadaian menjual tiga jenis emas ini dengan variasi ukuran yang berbeda.

Emas Galeri24 dan Antam tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara emas UBS dijual dari 0,5 gram hingga 500 gram.

Meskipun sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99 persen atau 24 karat, ketiga produk emas ini memiliki karakteristik berbeda.

Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (BUMN) dengan sertifikasi internasional LBMA.

Sementara emas Galeri 24 diproduksi oleh anak perusahaan PT Pegadaian dengan sertifikasi SNI.

Lalu emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera yang memiliki sertifikasi nasional dan harga yang cenderung lebih terjangkau.

Namun untuk emas Antam, hingga Rabu hari ini terpantau masih belum tersedia secara reguler dalam sistem distribusi harian di platform Sahabat Pegadaian.

Emas Antam Anjlok Rp 40.000 per Gram

Penurunan paling mencolok terjadi pada harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Berdasarkan pembaruan dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini "terjun bebas" dengan koreksi sebesar Rp 40.000 per gram.

Update terbaru menunjukkan harga emas Antam hari ini merosot ke level Rp 2.878.000 per gram dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp 2.918.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 18 Februari 2026 Terjun Bebas Jelang Ramadhan! Intip Harga Emas Terbaru

Penyesuaian tajam ini memicu perhatian besar para pelaku pasar dan investor ritel yang tengah memantau pergerakan aset aman (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global.

Kondisi ini diperparah dengan harga buyback atau pembelian kembali yang turun lebih dalam, yakni sebesar Rp 51.000 per gram.

Saat ini, harga buyback emas Antam berada di posisi Rp 2.655.000 per gram. 

Dengan demikian, selisih (spread) antara harga beli dan harga buyback kini melebar menjadi Rp 223.000 per gram.

Koreksi besar-besaran di pertengahan pekan ini bisa menjadi peluang bagi investor yang ingin melakukan buy on weakness (membeli saat harga lemah), namun tetap disarankan untuk waspada terhadap fluktuasi pasar lebih lanjut. 

Jangan lupa perhatikan kewajiban pajak PPh 22 untuk setiap transaksi sesuai regulasi yang berlaku.

Berikut rincian terbaru harga emas Antam lengkap dengan harga setelah pajak yang dihimpun dari situs resmi Logam Mulia pada Rabu (18/2/2026) pukul 10.00 WIB.

  • 0,5 gram: Rp 1.489.000, setelah pajak Rp 1.492.723
  • 1 gram: Rp 2.878.000, setelah pajak Rp 2.885.195
  • 5 gram: Rp 14.165.000, setelah pajak Rp 14.200.413
  • 10 gram: Rp 28.275.000, setelah pajak Rp 28.345.688
  • 25 gram: Rp 70.562.000, setelah pajak Rp 70.738.405
  • 50 gram: Rp 141.045.000, setelah pajak Rp 141.397.613
  • 100 gram: Rp 282.012.000, setelah pajak Rp 282.717.030
  • 250 gram: Rp 705.765.000, setelah pajak Rp 706.526.913
  • 500 gram: Rp 1.409.320.000, setelah pajak Rp 1.412.843.300
  • 1.000 gram: Rp 2.818.600.000, setelah pajak Rp 2.825.646.500

Harga emas Antam yang tercantum di Butik Logam Mulia Pulogadung, Jakarta, umumnya menjadi acuan nasional.

Meski demikian, harga di sejumlah daerah dapat berbeda tipis karena mempertimbangkan biaya distribusi serta permintaan pasar lokal.

Penurunan harga hari ini bisa menjadi peluang akumulasi bagi investor jangka panjang yang memandang emas sebagai instrumen lindung nilai.

Namun, keputusan membeli atau menjual tetap harus didasarkan pada perhitungan menyeluruh.

Termasuk memperhatikan selisih harga, beban pajak, serta tujuan investasi agar hasil yang diperoleh lebih optimal.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved