Selasa, 21 April 2026

Berita Banda Aceh

Bulog Aceh Salurkan 3.463 Ton MinyaKita

“Distribusi MinyaKita ini untuk menjaga ketersediaan barang di pasaran.” IHSAN, Pimpinan Wilayah Bulog Aceh

Editor: mufti
IST
IHSAN, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh 
Ringkasan Berita:
  • Perum Bulog Kanwil Aceh kembali mendistribusikan MinyaKita ke sejumlah wilayah di Tanah rencong
  • Langkah ini bagian dari upaya menjaga ketersediaan minyak goreng dan mendukung stabilisasi harga di tingkat konsumen
  • Bulog Aceh menempel spanduk Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap toko pengecer, terutama pada toko yang terdaftar di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). 

“Distribusi MinyaKita ini untuk menjaga ketersediaan barang di pasaran.” IHSAN, Pimpinan Wilayah Bulog Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perum Bulog Kanwil Aceh kembali mendistribusikan MinyaKita ke sejumlah wilayah di Tanah rencong. Kali ini, sebanyak 3.463 ton MinyaKita didistribusikan secara bertahap melalui jaringan mitra resmi.

Langkah ini bagian dari upaya menjaga ketersediaan minyak goreng dan mendukung stabilisasi harga di tingkat konsumen. Penyaluran difokuskan ke pasar tradisional dan titik penjualan strategis di beberapa kabupaten/kota.

Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Ihsan, menyampaikan, distribusi ini untuk memastikan pasokan bahan pangan pokok tetap aman dan mudah diakses masyarakat. “Distribusi MinyaKita ini untuk menjaga ketersediaan barang di pasaran, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Sebagai langkah pengendalian dan pengawasan, Bulog Aceh menempel spanduk Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap toko pengecer, terutama pada toko yang terdaftar di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). 

Dikatakan, pedagang yang terbukti melanggar ketentuan harga akan diberikan teguran. Apabila pelanggaran masih berlanjut, status kemitraan akan dicabut dan pelaku usaha dapat berhadapan dengan aparat penegak hukum terkait pelanggaran harga pangan. 

Pemerintah sendiri sudah menetapkan harga tebus MinyaKita serta harga jual kepada pedagang eceran di pasar. Untuk itu, Bulog Aceh mengimbau para pedagang pengecer agar segera mendaftar sebagai mitra resmi Bulog.

Selain menjaga pasokan, Bulog Aceh juga terus melakukan pemantauan harga di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga stabilitas pasar.

Bulog menegaskan, stok MinyaKita di Aceh dalam kondisi aman dan distribusi akan terus dilanjutkan menyesuaikan kebutuhan pasar. Dengan adanya tambahan pasokan melalui distribusi 3.463 ton MinyaKita ini, diharapkan ketersediaan minyak goreng tetap terjaga dan daya beli masyarakat dapat terlindungi.(mun)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved