Senin, 18 Mei 2026

Harga Emas

UPDATE Harga Emas Per Mayam di Aceh 18 Mei 2026: Langsa Paling Mahal, Pidie Turun, Banda Aceh Naik

Membuka pekan ketiga di bulan Mei sekaligus menjelang satu pekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, pasar logam mulia di Aceh bergerak variatif.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Masrian Mizani
HARGA EMAS - Berikut update harga emas per mayam di sejumlah wilayah Aceh hari ini, Senin (18/5/2026). 

Ringkasan Berita:Harga emas di lima daerah Aceh pada Senin (18/5/2026) bergerak variatif menjelang Idul Adha, dengan Pidie mengalami penurunan tajam karena banyak warga menjual emas untuk kebutuhan kurban.
 
Banda Aceh mulai rebound tipis, Lhokseumawe masih turun, sementara Langsa dan Abdya relatif stabil tanpa perubahan harga.
 
Secara nasional, harga emas batangan cenderung melemah dengan Antam di kisaran Rp 2,764 juta per gram.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Berikut update harga emas di sejumlah wilayah Aceh hari ini, Senin (18/5/2026).

Membuka pekan ketiga di bulan Mei sekaligus menjelang satu pekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, dinamika pasar logam mulia di Aceh bergerak sangat variatif.

Berdasarkan laporan terbaru yang dihimpun oleh tim Serambinews.com, terdapat lima daerah yang telah melaporkan kondisi harga emas di wilayah mereka, yaitu Pidie, Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, dan Aceh Barat Daya (Abdya).

Fenomena menarik terjadi di Kabupaten Pidie, di mana harga emas perhiasan dilaporkan terpuruk akibat aksi pasang surut pasar lokal yang didominasi oleh warga yang berbondong-bondong menjual emas demi memenuhi kebutuhan hari raya qurban.

Sebaliknya, pasar emas di Banda Aceh justru menunjukkan sinyal positif dengan adanya rebound atau penguatan harga di sejumlah toko utama setelah sempat tertekan pada akhir pekan lalu. 

Baca juga: Harga Emas di Pidie Terpuruk, Warga Ramai Jual Emas untuk Beli Baju Jelang Idul Adha

Daftar harga emas di sejumlah wilayah Aceh Senin, 18 Mei 2026

Berikut rincian lengkap harga emas per mayam di sejumlah wilayah Aceh per Senin, 18 Mei 2026, dirangkum dari laporan Serambinews.com.

1. Kabupaten Pidie

Menjelang Idul Adha, harga perhiasan emas di Pidie terpuruk ke level terendahnya setelah sebelumnya sempat bertahan di angka Rp 7,9 juta hingga Rp 8,1 juta per mayam.

Tingginya kebutuhan lebaran membuat hampir 50 persen aktivitas pasar didominasi oleh warga yang menjual kembali emas mereka.

Berikut rincian harga emas di wilayah Pidie hari ini, Senin (18/5/2026):

  • Emas Perhiasan 23 Karat (Murni/London): Rp 7.700.000 per mayam (Harga jual toko setelah ongkos berkisar Rp 7.100.000 per mayam).
  • Emas Perhiasan 20 Karat (Biasa): Rp 6.750.000 per mayam (Harga setelah ongkos).
  • Emas Antam Lokal (99,5 persen): Beli Rp 2.370.000/gram, Jual Rp 2.310.000 per gram.
  • Logam Mulia (LM) 9,999 persen : Beli Rp 2.490.000/gram, Jual Rp 2.420.000 per gram.

2. Kota Banda Aceh

Pasar emas di Banda Aceh menunjukkan pergerakan dinamis.

Toko di pusat kota mencatatkan kenaikan tipis (rebound), sedangkan di pinggiran kota terpantau stabil setelah merosot Rp 100.000 pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Update Harga Emas di Banda Aceh Senin 18 Mei 2026, Kembali Rebound Jadi Segini per Mayam

Berikut rincian harga emasyang dipasarkan di dua toko di wilayah Banda Aceh hari ini, Senin (18/5/2026):

  • Toko Emas Bina Nusa (Pasar Aceh): Rp 7.860.000 per mayam (Naik Rp 30.000 dari sebelumnya Rp 7.830.000 pada hari Sabtu).
  • Toko Emas Al-Fath (Ulee Kareng): Rp 7.800.000 per mayam (Stagnan).

Keterangan: Harga di atas belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan yang berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 250.000 per mayam.

3. Kota Lhokseumawe

Tren penurunan harga perhiasan masih berlanjut di Lhokseumawe awal pekan ini.

Harga emas murni dan London kembali terkoreksi turun sebesar Rp 17.000 per gram atau mencapai Rp 51.000 per mayam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved