Citizen Reporter
Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam
Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah yang terletak di ibu kota Bandar Seri Begawan ini merupakan salah satu masjid utama negara
Oleh: Mallikatul Hanin (Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry,Peserta Student Exchange Brunei Darussalam 2026)
Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam - Sebanyak 13 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kunjungan edukatif ke Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah dalam rangkaian program student exchange dan kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda akademik, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat salah satu ikon keislaman terbesar di Brunei Darussalam yang dikenal luas sebagai ”Masjid Emas”
Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah yang terletak di ibu kota Bandar Seri Begawan ini merupakan salah satu masjid utama negara, selain Masjid Omar Ali Saifuddien.
Dibangun pada tahun 1988 di atas lahan seluas sekitar 20 hektar, masjid ini diresmikan pada 14 Juli 1994 bertepatan dengan perayaan hari keputeraan ke-48 Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah.
Keunikan masjid ini terletak pada kemegahan arsitekturnya, terutama kubah-kubahnya yang dilapisi emas 29 karat, menjadikannya simbol kemakmuran sekaligus kemegahan peradaban Islam di Brunei.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa turut melaksanakan aksi pengabdian dengan membersihkan area masjid, merapikan Al-Qur’an, serta menata sajadah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kesucian rumah ibadah.
Tidak hanya itu, mahasiswa UIN juga berkesempatan mengunjungi perpustakaan yang berada di bawah kompleks masjid, yaitu Perpustakaan Ismail bin Omar Abdul Aziz.
Perpustakaan ini diresmikan secara resmi pada 18 Juli 1994, bertepatan dengan peresmian masjid, dan menjadi salah satu pusat rujukan penting dalam bidang keislaman di Brunei.
Nama perpustakaan tersebut diambil dari tokoh ulama besar Brunei, Allahyarham Pehin Datu Seri Maharaja Dato Seri Utama Awg Haji Ismail bin Omar Abdul Aziz, yang merupakan Mufti pertama Brunei sejak 1 April 1962. Sosoknya dikenal sebagai tokoh agama yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan dan pemikiran Islam di negara tersebut.
Perpustakaan ini menyimpan sekitar 26.000 koleksi buku dari berbagai disiplin ilmu, khususnya dalam bidang keislaman. Menariknya, koleksi tersebut tersedia dalam empat bahasa utama, yaitu Melayu, Inggris, Arab, dan Cina.
Sebagian kitab bahkan berasal dari institusi ternama seperti Al-Azhar, dan diketahui bukan berasal dari wakaf, melainkan dibeli langsung oleh pihak kerajaan.
Secara fungsional, perpustakaan ini tidak hanya menjadi pusat literasi, tetapi juga berperan dalam mendukung visi Brunei sebagai “Negara Zikir”.
Di dalamnya tersimpan berbagai karya dan referensi yang berkaitan dengan kontribusi Pehin Ismail dalam bidang agama dan pendidikan.
Dari sisi arsitektur, perpustakaan ini juga memiliki keunikan tersendiri dengan penggunaan material kayu khusus berkualitas tinggi yaitu narawoods menyerupai rosewood, memberikan nuansa klasik, hangat, dan elegan bagi para pengunjung.
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
| 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Program Student Exchange ke Brunei Darussalam 2026 |
|
|---|
| Ikhtiar India Menghadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat Miskin Kota |
|
|---|
| Menjalani Puasa Ramadhan di Musim Dingin Barat Irlandia |
|
|---|
| TPQ Ahlul Fikri Gelar Festival Ramadhan di Gampong Cot Yang, Cetak Generasi Qurani Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sebanyak-13-mahasiswa-UIN-Ar-Raniry-berfoto-bersama-usai-kunjungan-di-Masjid-Jame-Asr-Hassanil.jpg)