Senin, 18 Mei 2026

Pria yang Tikam dan Rampok Wanita Medan Diringkus, Kesal Korban Minta Uang Rp 1,5 Juta Tiap Kencan

"Kesal karena korban minta uang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta tiap bertemu," kata Muhammad Faris, Rabu (22/12/2021).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Korban penikaman Indah Hairani dan pelaku Muhammad Faris saat konfrensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (22/12/2021). (TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH) 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Muhammad Faris, tersangka penikam dan perampok artis Bigo Live Medan, Indah Hairani mengungkap motif kenapa dirinya nekat melukai korban.

Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan di Polrestabes Medan, Muhammad Faris yang kedua kakinya ditembak polisi mengatakan dirinya kesal pada artis Bigo Live Medan, Indah hairani.

Sebab, kata Muhammad Faris, tiap kali kencan, dirinya dimintai uang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. 

"Kesal karena korban minta uang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta tiap bertemu," kata Muhammad Faris, Rabu (22/12/2021).

Muhammad Faris saat konfrensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (22/12/2021). (TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH)

Disinggung apakah uang yang diberikan pelaku karena artis Bigo Live Medan itu memberi suatu jasa khusus, Muhammad Faris agak lama menjawab.

Dia kemudian mengatakan bahwa uang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta itu untuk keperluan sehari-hari artis Bigo Live Medan tersebut. 

"Uangnya untuk keperluan pribadi dia," katanya.

Ditanya mengenai hubungan nya dengan korban, Muhammad Faris mengatakan bahwa mereka cuma teman dekat.

Tidak ada hubungan spesial apapun.

 
"(Kami) tidak pacaran, cuma teman dekat," kata Muhammad Faris.

Diakuinya, soal uang Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta itu merupakan kesepakatan diawal sebelum mereka bertemu.

Namun, kata Muhammad Faris, kenapa dirinya rela memberikan uang itu, karena alasan gengsi. 

"Kalau itu masalah saya memang istilahnya gengsi. Saya terpengaruh, selalu mau ngasih dia uang," ucapnya.

Ditanya lebih lanjut kenapa dirinya membawa pisau saat jalan-jalan dengan Indah Hairani, Muhammad Faris mengaku bahwa barang-barang tersebut adalah perlengkapan untuk kamar kosnya.

"Pisau itu untuk keperluan saya, bukan hanya pisau saja yang saya beli, ada tupperware dan sendok juga, perlengkapan untuk kos," katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved