Senin, 27 April 2026

Kesehatan

Seksolog dr Boyke Ungkap Risiko Hamil di Atas 40 Tahun, Harus Siap

Dr Boyke Dian Nugraha, menjelaskan bahwa kehamilan pada usia tersebut memungkinkan, namun membutuhkan perhatian medis yang lebih intensif.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YT Kacamata dr Boyke
Dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dr Boyke Dian Nugraha, menjelaskan bahwa kehamilan pada usia 40 tahun memungkinkan, namun membutuhkan perhatian medis yang lebih intensif. 

“Penentunya bukan dari pihak perempuan, tapi dari sperma laki-laki. Ada sperma X yang akan menghasilkan anak perempuan, dan sperma Y yang menghasilkan anak laki-laki,” jelas dr Boyke dikutip Serambinews.com, Selasa (6/1/2025) dari YouTube Kacamata dr Boyke.

Perbedaan Sperma X dan Sperma Y

Menurut dr Boyke, kedua jenis sperma ini memiliki karakter yang berbeda.

Sperma Y (laki-laki) berukuran lebih kecil, bergerak lebih cepat, dan menyukai suasana basa.

Baca juga: Sperma Bisa Berenang 3 Meter? Cek 10 Mitos Seks & Kehamilan yang Ternyata Salah! Ini Kata dr Boyke

Sementara sperma X (perempuan) bergerak lebih lambat, ukurannya lebih besar, dan lebih tahan pada suasana asam.

Perbedaan inilah yang kemudian menjadi dasar berbagai upaya alami untuk meningkatkan peluang mendapatkan jenis kelamin tertentu.

Upaya Alami Jika Ingin Anak Laki-laki

Jika pasangan menginginkan anak laki-laki, dr Boyke menyebut ada beberapa hal yang sering disarankan:

  • Pola makan ayah dan ibu

Selama sekitar tiga bulan, pihak ayah dianjurkan lebih banyak mengonsumsi daging-dagingan. Sementara ibu dianjurkan memperbanyak konsumsi sayuran.

  • Menjaga suasana vagina tetap basa

Sekitar 15 menit sebelum berhubungan intim, vagina dapat dibilas dengan larutan air dan sedikit baking soda untuk menciptakan kondisi yang lebih basa.

  • Waktu berhubungan intim

Hubungan seksual disarankan dilakukan tepat saat ovulasi, karena sperma Y yang lebih lincah berpeluang lebih cepat membuahi sel telur.

“Secara teori, peluangnya bisa mencapai 70 hingga 80 persen, tapi tetap tidak bisa dijamin 100 persen,” ujar dr Boyke.

Jika Menginginkan Anak Perempuan

Sebaliknya, bagi pasangan yang menginginkan anak perempuan, langkahnya dilakukan dengan pendekatan yang berlawanan:

  • Pola makan

Ayah dianjurkan lebih banyak mengonsumsi sayuran, sementara ibu dianjurkan lebih banyak mengonsumsi daging-dagingan selama tiga bulan.

  • Menciptakan suasana asam

Sebelum berhubungan intim, vagina dapat dibilas dengan air yang dicampur sedikit cuka dapur untuk membantu menciptakan suasana asam.

  • Waktu hubungan intim

Hubungan seksual dilakukan sekitar dua hari sebelum ovulasi, sehingga sperma Y yang lebih cepat cenderung mati lebih dulu dan sperma X yang lebih kuat bertahan hingga ovulasi terjadi.

Tetap Tak Bisa Memaksa Kehendak Tuhan

Meski berbagai cara alami tersebut sering dibahas, dr Boyke menegaskan bahwa semua itu hanyalah ikhtiar. Hasil akhirnya tetap berada di tangan Tuhan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved