Kesehatan
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Ginjal, Nomor 3 Sering Diabaikan
Hampir 10 persen populasi dunia diketahui mengalami penyakit ginjal kronis, yang sering berkembang tanpa gejala di awal.
SERAMBINEWS.COM – Ginjal punya peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat.
Organ ini bekerja menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, hingga membantu mengatur tekanan darah.
Sayangnya, kesehatan ginjal sering kali luput dari perhatian. Banyak orang baru menyadari pentingnya organ ini setelah muncul gangguan.
Secara global, hampir 10 persen populasi dunia diketahui mengalami penyakit ginjal kronis, yang sering berkembang tanpa gejala di awal.
Selain diabetes dan tekanan darah tinggi, kebiasaan sehari-hari juga bisa jadi pemicu yang tak disadari.
Menurut Dr. Shalabh Agrawal, ada sejumlah kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari karena dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan.
1. Terlalu banyak konsumsi garam
Asupan garam berlebih jadi salah satu penyebab paling umum yang membebani ginjal. Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram per hari, namun banyak orang melampaui batas ini.
"Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak natrium, tubuh akan menahan air ekstra untuk mengencerkannya. Hal ini meningkatkan tekanan darah, yang dapat merusak pembuluh darah halus di dalam ginjal yang menyaring limbah," kata Dr. Agrawal.
2. Sering minum obat pereda nyeri
Obat penghilang rasa sakit memang praktis, tapi penggunaannya tidak boleh berlebihan. Terutama jenis antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau diklofenak.
Jika dikonsumsi terlalu sering, obat ini bisa mengganggu aliran darah ke ginjal dan meningkatkan risiko kerusakan dalam jangka panjang.
3. Kurang minum air
Kebiasaan sepele tapi sering terjadi: kurang minum. Padahal, cairan sangat penting untuk membantu ginjal membuang racun melalui urine.
Saat tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih pekat dan risiko batu ginjal meningkat. Menjaga hidrasi sepanjang hari membantu ginjal bekerja lebih optimal.
4. Terlalu sering makan makanan olahan
Mi instan, camilan kemasan, hingga minuman manis memang praktis, tapi kandungannya bisa jadi masalah.
Makanan ultra-olahan umumnya tinggi sodium, pengawet, dan fosfor tambahan yang dapat membebani ginjal jika dikonsumsi terus-menerus.
5. Pola tidur berantakan
Tidur bukan sekadar istirahat. Saat tidur, tubuh melakukan banyak proses penting, termasuk menjaga fungsi organ.
"Tidur memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi ginjal. Selama tidur, tubuh mengatur berbagai proses yang mendukung kesehatan organ," kata Dr. Agrawal.
Kurang tidur, terutama di bawah enam jam per malam, diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.
6. Terlalu banyak gula tambahan
Gula berlebih memang tidak langsung merusak ginjal, tapi dampaknya bisa berantai.
Konsumsi tinggi gula dapat memicu obesitas, yang kemudian meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2—dua penyebab utama penyakit ginjal kronis.
Banyak orang juga tidak sadar mengonsumsi gula tersembunyi dari makanan kemasan seperti saus, sereal, atau yogurt.
7. Konsumsi alkohol berlebihan
Minum alkohol dalam jumlah berlebih bisa memberi tekanan besar pada ginjal. Selain menyebabkan dehidrasi, alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah.
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini memaksa ginjal bekerja lebih keras dan berisiko merusak fungsinya. (tribunhealth.com)
| 11 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Bisa Jadi Sumber Kuman & Ganggu Kesehatan |
|
|---|
| 7 Ciri-ciri Diabetes yang Semakin Parah dan Sering Tak Disadari, Waspadai Sebelum Terlambat |
|
|---|
| 8 Kebiasaan Kecil yang Bantu Turunkan Berat Badan Tanpa Diet, Lebih Realistis dan Mudah Dilakukan |
|
|---|
| 7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Mata, Bantu Jaga Penglihatan Tetap Tajam dan Optimal |
|
|---|
| Sering Bersin di Pagi Hari? Bukan Flu, Ini 5 Penyebab yang Sering Tak Disadari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kesehatan-ginjal.jpg)