Jumat, 10 April 2026

Kesehatan

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Ginjal, Nomor 3 Sering Diabaikan

Hampir 10 persen populasi dunia diketahui mengalami penyakit ginjal kronis, yang sering berkembang tanpa gejala di awal.

Editor: Amirullah
KOLASE SERAMBINEWS.COM/FREEPIK.COM/lifelinescreening.com
KESEHATAN GINJAL - Berikut daftar minuman yang dapat menyehatkan ginjal. (KOLASE SERAMBINEWS.COM/FREEPIK.COM/lifelinescreening.com) 

SERAMBINEWS.COM – Ginjal punya peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat.

Organ ini bekerja menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, hingga membantu mengatur tekanan darah.

Sayangnya, kesehatan ginjal sering kali luput dari perhatian. Banyak orang baru menyadari pentingnya organ ini setelah muncul gangguan.

Secara global, hampir 10 persen populasi dunia diketahui mengalami penyakit ginjal kronis, yang sering berkembang tanpa gejala di awal.

Selain diabetes dan tekanan darah tinggi, kebiasaan sehari-hari juga bisa jadi pemicu yang tak disadari.

Menurut Dr. Shalabh Agrawal, ada sejumlah kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari karena dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan.

1. Terlalu banyak konsumsi garam

Asupan garam berlebih jadi salah satu penyebab paling umum yang membebani ginjal. Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram per hari, namun banyak orang melampaui batas ini.

"Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak natrium, tubuh akan menahan air ekstra untuk mengencerkannya. Hal ini meningkatkan tekanan darah, yang dapat merusak pembuluh darah halus di dalam ginjal yang menyaring limbah," kata Dr. Agrawal.

2. Sering minum obat pereda nyeri

Obat penghilang rasa sakit memang praktis, tapi penggunaannya tidak boleh berlebihan. Terutama jenis antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau diklofenak.

Jika dikonsumsi terlalu sering, obat ini bisa mengganggu aliran darah ke ginjal dan meningkatkan risiko kerusakan dalam jangka panjang.

3. Kurang minum air

Kebiasaan sepele tapi sering terjadi: kurang minum. Padahal, cairan sangat penting untuk membantu ginjal membuang racun melalui urine.

Saat tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih pekat dan risiko batu ginjal meningkat. Menjaga hidrasi sepanjang hari membantu ginjal bekerja lebih optimal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved