Kesehatan
9 Penyebab Kolesterol Tinggi di Usia Muda, Diam-diam Bisa Picu Penyakit Jantung
Saat LDL meningkat, penumpukan plak di pembuluh darah pun lebih mudah terjadi dan di sinilah masalah kesehatan mulai muncul.
SERAMBINEWS.COM - Kolesterol tinggi sering dianggap masalah orang tua. Padahal kenyataannya, kondisi ini juga cukup banyak terjadi pada usia muda dan kerap tidak disadari sejak awal.
Gaya hidup yang kurang sehat jadi salah satu pemicu utama. Mulai dari pola makan hingga kebiasaan harian, semuanya punya peran dalam menentukan kadar kolesterol di dalam tubuh.
Jika dibiarkan, kolesterol yang tidak terkontrol bisa berdampak serius. Risiko penyakit jantung hingga gangguan pembuluh darah bisa meningkat seiring waktu.
Secara umum, kadar kolesterol baik (HDL) berada di kisaran 40–60 mg/dL. Sementara itu, kolesterol jahat (LDL) idealnya dijaga tetap di bawah 100 mg/dL.
Saat LDL meningkat, penumpukan plak di pembuluh darah pun lebih mudah terjadi dan di sinilah masalah kesehatan mulai muncul.
Lalu, apa saja penyebab kolesterol tinggi, khususnya di usia muda? Berikut beberapa faktor yang perlu diwaspadai:
1. Pertambahan usia
Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat. Lemak pun lebih mudah menumpuk, termasuk kolesterol. Namun, bukan berarti usia muda aman tanpa gaya hidup sehat, risikonya tetap ada.
2. Konsumsi makanan berlemak dan minuman manis
Kebiasaan makan gorengan, daging olahan, keju, hingga fast food bisa meningkatkan kadar kolesterol. Ditambah lagi minuman manis seperti soda atau minuman kekinian yang juga berdampak pada metabolisme lemak.
3. Gaya hidup kurang aktif
Terlalu lama duduk dan jarang bergerak membuat lemak lebih mudah menumpuk. Gaya hidup sedentari ini tak hanya menaikkan kolesterol jahat, tapi juga meningkatkan risiko obesitas.
4. Faktor genetik
Dalam beberapa kasus, kolesterol tinggi dipengaruhi faktor keturunan. Kondisi ini dikenal sebagai familial hypercholesterolemia, di mana kadar kolesterol tetap tinggi meski sudah menjalani pola hidup sehat.
5. Gangguan hormon tiroid
Kinerja kelenjar tiroid yang terganggu bisa memperlambat metabolisme tubuh, termasuk dalam mengolah lemak. Akibatnya, kolesterol dapat meningkat jika tidak ditangani.
6. Kebiasaan konsumsi alkohol
Alkohol dapat memengaruhi fungsi hati organ penting dalam mengatur kolesterol. Jika dikonsumsi berlebihan, kadar lemak dalam darah bisa ikut meningkat.
7. Stres berkepanjangan
Stres tidak hanya berdampak pada mental, tapi juga fisik. Perubahan hormon akibat stres bisa memengaruhi metabolisme, bahkan memicu kebiasaan makan berlebih, terutama makanan tinggi lemak dan gula.
8. Kehamilan dan menopause
Perubahan hormon saat hamil dapat meningkatkan kolesterol secara alami. Sementara itu, menopause menyebabkan penurunan estrogen yang berperan menjaga keseimbangan kolesterol.
9. Penyakit tertentu
Beberapa penyakit seperti diabetes, hipertensi, obesitas, serta gangguan ginjal dan hati dapat memicu naiknya kolesterol. Termasuk juga gangguan hormonal seperti PCOS.
Kolesterol tinggi di usia muda bukan hal sepele. Justru karena sering tidak bergejala, kondisi ini kerap terlambat disadari.
Menjaga pola makan, rutin bergerak, dan mengelola stres jadi langkah sederhana yang bisa mulai dilakukan dari sekarang. Karena mencegah selalu lebih mudah dibanding mengobati.
| Terapi HIPEC, Inovasi Penanganan Kanker di Rongga Perut |
|
|---|
| 5 Minuman Sehat yang Baik Dikonsumsi Setiap Hari, Bantu Jaga Tubuh Tetap Bugar |
|
|---|
| 7 Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan, dari Kulit hingga Pencernaan |
|
|---|
| 8 Cara Efektif Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami, Bukan Sekadar Soal Penampilan |
|
|---|
| Suka Makan Ubi Ungu? Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan, dari Imunitas hingga Jantung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-hasil-cek-kolesterol.jpg)