Senin, 11 Mei 2026

Kesehatan

Bukan Cuma Brokoli! Ini 36 Makanan Bisa Bantu Turunkan Risiko Sel Kanker, Ada Kopi hingga Ubi

Para ahli menyebut pola makan sehat tetap punya peran besar dalam membantu menurunkan risiko terkena kanker.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Chat GPT/Chat GPT
Makanan penangkal sel kanker buatan Chat GPT, Senin (11/5/2026). 

SERAMBINEWS.COM - Banyak orang percaya ada makanan tertentu yang bisa mencegah kanker sepenuhnya. Namun faktanya, tidak ada satu pun makanan yang bisa menjamin tubuh bebas dari kanker.

Meski begitu, para ahli menyebut pola makan sehat tetap punya peran besar dalam membantu menurunkan risiko terkena kanker.

Dilansir dari MD Anderson, ahli gizi kesehatan Lindsey Wohlford mengatakan pola makan berbasis tumbuhan menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap sehat sekaligus mengurangi risiko kanker.

Menurutnya, makanan sehat tidak bekerja seperti “obat ajaib” yang langsung membunuh sel kanker.

Namun jika dikonsumsi secara konsisten, makanan bernutrisi dapat membantu tubuh melawan peradangan, menjaga berat badan ideal, hingga memperkuat sistem imun.

“Tidak ada satu makanan ajaib yang bisa menghilangkan risiko kanker,” kata ahli gizi, Lindsey Wohlford, dari Pusat Kanker MD Anderson Universitas Texas.

Baca juga: 2 Produk Shampo Selsun Ditarik BPOM Karena Risiko Kanker, PT Rohto Minta Konsumen Berhenti Pakai

Ia menjelaskan, makanan yang sering disebut sebagai “makanan penangkal kanker” umumnya berasal dari tumbuhan dan kaya fitokimia atau fitonutrien.

Fitokimia merupakan senyawa alami pada tanaman yang dipercaya membantu tubuh melawan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.

Karena itu, masyarakat disarankan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, hingga protein nabati.

Selain itu, menjaga berat badan ideal juga menjadi faktor penting karena obesitas diketahui berkaitan dengan lebih dari 10 jenis kanker.

Berikut daftar makanan yang disebut dapat membantu menurunkan risiko kanker:

Buah dan Sayuran

  • Buah beri
  • Bok choy
  • Brokoli
  • Kubis Brussel
  • Kembang kol
  • Edamame
  • Bawang putih
  • Anggur
  • Jeruk bali
  • Sayuran hijau
  • Jeruk
  • Pir
  • Bayam
  • Selada romaine
  • Ubi jalar
  • Tomat

Baca juga: Jangan Dipakai Lagi! Ini Daftar 11 Kosmetik yang Ditarik BPOM Terbaru 2026, Ada Pemicu Kanker

Sumber Protein

  • Ikan
  • Daging ayam tanpa lemak
  • Daging kalkun tanpa lemak
  • Tahu
  • Kacang hitam
  • Kacang merah
  • Kacang pinto
  • Chickpea
  • Lentil
  • Telur

Produk Susu Rendah Lemak

  • Susu skim
  • Keju rendah lemak
  • Susu kedelai
  • Susu kacang-kacangan

Biji-bijian Utuh

  • Beras merah
  • Beras liar
  • Pasta gandum utuh
  • Roti gandum
  • Havermut
  • Quinoa

Minyak yang Lebih Sehat

  • Minyak zaitun
  • Minyak canola

Minuman

  • Teh hijau
  • Teh putih
  • Air putih
  • Kopi

Selain daftar makanan sehat tersebut, ahli juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Beberapa di antaranya yakni daging olahan seperti sosis dan bacon, daging merah berlebihan, minuman tinggi gula, hingga alkohol.

Lindsey Wohlford menyarankan agar dua pertiga isi piring diisi dengan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.

“Semakin sedikit makanan olahan yang dikonsumsi, semakin baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.

(Serambinews.com/Firdha)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved