Kesehatan
Bukan Cuma Brokoli! Ini 36 Makanan Bisa Bantu Turunkan Risiko Sel Kanker, Ada Kopi hingga Ubi
Para ahli menyebut pola makan sehat tetap punya peran besar dalam membantu menurunkan risiko terkena kanker.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Banyak orang percaya ada makanan tertentu yang bisa mencegah kanker sepenuhnya. Namun faktanya, tidak ada satu pun makanan yang bisa menjamin tubuh bebas dari kanker.
Meski begitu, para ahli menyebut pola makan sehat tetap punya peran besar dalam membantu menurunkan risiko terkena kanker.
Dilansir dari MD Anderson, ahli gizi kesehatan Lindsey Wohlford mengatakan pola makan berbasis tumbuhan menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap sehat sekaligus mengurangi risiko kanker.
Menurutnya, makanan sehat tidak bekerja seperti “obat ajaib” yang langsung membunuh sel kanker.
Namun jika dikonsumsi secara konsisten, makanan bernutrisi dapat membantu tubuh melawan peradangan, menjaga berat badan ideal, hingga memperkuat sistem imun.
“Tidak ada satu makanan ajaib yang bisa menghilangkan risiko kanker,” kata ahli gizi, Lindsey Wohlford, dari Pusat Kanker MD Anderson Universitas Texas.
Baca juga: 2 Produk Shampo Selsun Ditarik BPOM Karena Risiko Kanker, PT Rohto Minta Konsumen Berhenti Pakai
Ia menjelaskan, makanan yang sering disebut sebagai “makanan penangkal kanker” umumnya berasal dari tumbuhan dan kaya fitokimia atau fitonutrien.
Fitokimia merupakan senyawa alami pada tanaman yang dipercaya membantu tubuh melawan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.
Karena itu, masyarakat disarankan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, hingga protein nabati.
Selain itu, menjaga berat badan ideal juga menjadi faktor penting karena obesitas diketahui berkaitan dengan lebih dari 10 jenis kanker.
Berikut daftar makanan yang disebut dapat membantu menurunkan risiko kanker:
Buah dan Sayuran
- Buah beri
- Bok choy
- Brokoli
- Kubis Brussel
- Kembang kol
- Edamame
- Bawang putih
- Anggur
- Jeruk bali
- Sayuran hijau
- Jeruk
- Pir
- Bayam
- Selada romaine
- Ubi jalar
- Tomat
Baca juga: Jangan Dipakai Lagi! Ini Daftar 11 Kosmetik yang Ditarik BPOM Terbaru 2026, Ada Pemicu Kanker
Sumber Protein
- Ikan
- Daging ayam tanpa lemak
- Daging kalkun tanpa lemak
- Tahu
- Kacang hitam
- Kacang merah
- Kacang pinto
- Chickpea
- Lentil
- Telur
Produk Susu Rendah Lemak
- Susu skim
- Keju rendah lemak
- Susu kedelai
- Susu kacang-kacangan
Biji-bijian Utuh
- Beras merah
- Beras liar
- Pasta gandum utuh
- Roti gandum
- Havermut
- Quinoa
Minyak yang Lebih Sehat
- Minyak zaitun
- Minyak canola
Minuman
- Teh hijau
- Teh putih
- Air putih
- Kopi
Selain daftar makanan sehat tersebut, ahli juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan yang dapat meningkatkan risiko kanker.
Beberapa di antaranya yakni daging olahan seperti sosis dan bacon, daging merah berlebihan, minuman tinggi gula, hingga alkohol.
Lindsey Wohlford menyarankan agar dua pertiga isi piring diisi dengan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
“Semakin sedikit makanan olahan yang dikonsumsi, semakin baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.
(Serambinews.com/Firdha)
Brokoli
Sel Kanker
kanker
kopi
Ubi
makanan pencegah kanker
sel kanker mati
makanan penangkal kanker
makanan
| 5 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Gejala Alergi Secara Alami, Ada Jeruk hingga Jahe |
|
|---|
| 4 Manfaat Putih Telur untuk Pemulihan Luka Setelah Operasi, Bantu Percepat Penyembuhan |
|
|---|
| Operasi Katarak Apa Ditanggung BPJS? Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan |
|
|---|
| 5 Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan, Baik Dikonsumsi Setiap Hari Asal Tidak Berlebihan |
|
|---|
| Manfaat Pare untuk Kesehatan, Baik untuk Diabetes hingga Meningkatkan Daya Tahan Tubuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Makanan-penangkal-sel-kanker.jpg)