Kesehatan
Selain Kombucha, Ini 4 Minuman Probiotik yang Baik untuk Pencernaan dan Kesehatan Usus
Ada sejumlah minuman fermentasi lain yang juga mengandung probiotik dan bisa menjadi alternatif untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan.
SERAMBINEWS.COM – Kombucha selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu minuman probiotik yang banyak diminati karena dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Minuman hasil fermentasi teh ini mengandung mikroorganisme hidup atau probiotik yang berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Proses fermentasi kombucha melibatkan kultur bakteri dan ragi yang menghasilkan berbagai senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Tak heran jika minuman ini sering dikaitkan dengan kesehatan saluran cerna hingga peningkatan fungsi mikrobiota usus.
Namun, kombucha bukan satu-satunya pilihan. Ada sejumlah minuman fermentasi lain yang juga mengandung probiotik dan bisa menjadi alternatif untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Berikut empat minuman probiotik selain kombucha yang patut dicoba.
1. Susu Kefir, Kaya Probiotik dan Nutrisi Penting
Susu kefir merupakan minuman fermentasi yang dibuat dari susu yang dicampur dengan biji kefir. Teksturnya mirip yogurt cair dengan rasa yang sedikit asam dan segar.
Minuman ini dikenal mengandung berbagai jenis bakteri serta ragi baik yang berperan dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di saluran pencernaan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi susu kefir dapat membantu meningkatkan populasi bakteri baik dalam usus.
Tak hanya kaya probiotik, susu kefir juga mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: 6 Manfaat Buah Plum yang Jarang Diketahui, Baik untuk Pencernaan, Jantung hingga Kesehatan Tulang
2. Air Kefir, Alternatif Probiotik untuk yang Tidak Mengonsumsi Susu
Bagi mereka yang menghindari produk susu atau memiliki intoleransi laktosa, air kefir bisa menjadi pilihan menarik.
Minuman ini dibuat dari campuran air, gula, dan kultur bakteri serta ragi yang terdapat pada biji air kefir. Selama proses fermentasi berlangsung, mikroorganisme tersebut mengonsumsi gula dan menghasilkan minuman dengan sensasi berkarbonasi alami.
Air kefir banyak diminati karena bebas laktosa dan cocok dikonsumsi oleh vegan maupun individu yang sensitif terhadap produk susu.
Selain itu, minuman ini juga dapat dikreasikan dengan berbagai tambahan buah maupun rempah sehingga menghasilkan rasa yang lebih beragam dan menyegarkan.
3. Buttermilk, Susu Fermentasi yang Baik untuk Saluran Cerna
| Dosen Poltekkes Aceh Edukasikan Deteksi Dini Diabetes ke Kader Kesehatan |
|
|---|
| 5 Camilan Rendah Kalori untuk Malam Hari, Mengenyangkan dan Tidak Bikin Gemuk |
|
|---|
| 6 Manfaat Buah Plum yang Jarang Diketahui, Baik untuk Pencernaan, Jantung hingga Kesehatan Tulang |
|
|---|
| Bukan Cuma Wortel! Ini 8 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Mata, Ada Ubi Jalar |
|
|---|
| 7 Minuman Sehat untuk Menjaga Fungsi Ginjal Tetap Optimal, dari Air Putih hingga Kefir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-water-kefir.jpg)