Selasa, 14 April 2026

Mahasiswa dan Alumni STIKesmu Magang di Hospital Pusrawi Malaysia

Kerja sama bidang kesehatan ini semakin nyata setelah pihak MDC Hospital berkunjung ke STIKesmu Lhokseumawe...

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
STIKesMu Lhokseumawe mengirimkan 5 orang alumninya guna melakukan kalaborasi peningkatan SDM ke hospital pusrawi selama 14 hari. Mulai tanggal 26 sd 10 Maret 2024.  

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Berawal dari perjanjian kerjasama STIKesMu dengan MDC Asia Link Berhad Hospital Pusrawi kota Damansara, Malaysia, sebagai lokasi megang pertama.

Kerja sama bidang kesehatan ini semakin nyata setelah pihak MDC Hospital berkunjung ke STIKesmu Lhokseumawe pada 6 Februari 2024. 

Adapun kerja sama kedua pihak diikat dengan kategori saling menguntungkan dalam bidang riset, pengabdian dan peningkatan SDM dalam program pelatihan resmi bidang industri kesehatan.

Menindaklanjuti kerja sama tersebut pada 26 Februari 2024 STIKesMu Lhokseumawe mengirimkan 5 orang alumninya guna melakukan kalaborasi peningkatan SDM ke hospital pusrawi selama 14 hari. Mulai tanggal 26 sd 10 Maret 2024.

Yaitu, Munawir, Furqan, Fitriana, Nazariah dan Hayatun Nufus menjadi peserta Gelombang perdana dalam rangka implimentasi kerjasama program industri kesihatan yang berlokasi di hospital KPMC, kajang, slangor, Malaysia, sebagai lokasi magang kedua.

Ketibaan antar bangsa airport internasional kuala lumpur langsung diterima oleh Ceo MDC hospital Pusrawi Dr. Aslan Bacho, Dr Zeefitri dan tim.

Pada sambutan serah terima program magang Dr Aslan Bacho menegaskan bahwa pentingnya mendengar dengan baik disebabkan adanya perbedaan bahasa dan istilah, terutama dalam bidang kesehatan. 

Selepas itu betulkan niat, artinya niat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, semua perjalanan tidaklah kebutulan semua itu telah digariskan. 

Selanjutnya penting juga dijaga dan disesuaikan adaptasi misalkan di Indonesia panggilannya bapak dan ibu, sementara di Malaysia digunakan panggilan encik dan tuan atau puan.

Oleh karenanya sebagai perawat dalam rawatan penting dalam komunikasi dan sentuhan pelayanan kepada pasien terkait emosional yang terkontrol dengan bijak.

Selanjutnya ketua PW Muhammadiyah Aceh H A Malik Musa, dalam pandangan sambutan mengucapkan terima kasih atas implimentasi kerja sama dalam waktu yang sangat singkat prosesnya. 

Kemudian daripadanya kepada mahasiswa untuk golombang perdana yang terpilih ini untuk dapat mengikuti semua tahapan jadwal yang telah ditentukan, dan ilmu yang didapat akan di implimentasikan di Aceh, muhammadiyah Aceh akan mendirikan klinik ibu dan anak. 

"Dan untuk selanjutnya kita sangat berharap kegiatan kerjasama ini terus berlanjut, kita tentu tahu bagaimana sejarah Aceh dengan Malaysia," jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved