Sabtu, 11 April 2026

Berita Lhokseumawe

Distribusi Pupuk Subsidi Fokus ke Lahan

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono meninjau pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di Krueng Geukuh

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK    
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono melakukan kunjungan kerja ke PT  PIM, guna memantau langsung mekanisme dan proses penyediaan pupuk kepada para petani agar sesuai dan tepat sasaran, Senin (12/8/2024). 

Mustahil kita swasembada, kalau pupuk, bibit, dan airnya tidak ada. Ini kita tata dengan baik. Pembenahan terus kita lakukan agar pupuk subsidi langsung ke penggarap lahan. SUDARYONO, Wakil Menteri Pertanian

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono meninjau pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (12/8/2024). 

Dia menyebutkan, subsidi pupuk kini fokus pada subsidi lahan. Bukan lagi subsidi pada besaran harga. “Kita fokus pada subsidi lahan pertanian. Misalnya lahan punya Hamid, tapi yang garap Agus. Maka yang menerima subsidi pupuk itu Agus,” kata Sudaryono

Kebijakan itu untuk tata kelola distribusi pupuk subsidi di Indonesia. Dia menyebutkan, kementeriannya fokus pada target swasembada pangan. Karena itu, kepastian ketersediaan air, pupuk, dan benih wajib diperhatikan. 

“Mustahil kita swasembada, kalau pupuk, bibit, dan airnya tidak ada. Ini kita tata dengan baik. Pembenahan terus kita lakukan agar pupuk subsidi langsung ke penggarap lahan,” ucap dia. 

Dia menyebutkan, jumlah pupuk subsidi 9,5 juta ton telah disetujui pemerintah. Pemerintah juga menyiasati ketersediaan air di lahan pertanian dengan sistem pompanisasi. Saat ini, 9.000 hektar lahan telah menerima pompanisasi dari target 1,7 juta hektar lahan di Indonesia. 

“Masalah pasti akan ada, misalnya distributor dan pengecer yang telah menebus biaya pupuk dan lain sebagainya. Semuanya kita benahi. Saya datang ke pabrik PT PIM juga ingin mendengar apa kendala produksi pupuk subsidi,” pungkasnya. 

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid di lokasi yang sama menyebutkan pembenahan distribusi pupuk menjadi keharusan. “Kami di DPR terus mengawal. Agar pupuk subsidi memang benar dirasakan oleh penggarap lahan,” tutupnya politisi Partai Gerindra asal Aceh itu.

Pantauan Serambi, rombongan Wamentan tampak  berkeliling dalam areal pabrik pupuk PIM. Mereka memantau langsung proses dan mekanisme penyediaan pupuk bagi para petani.

Hadir dalam kunjungan Wamentan tersebut, Direktur Keuangan PI, Wono Budi Tjahyono, Direktur Utama PIM, Budi Santoso Syarif, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PIM, Eko Setyo Nugroho, SVP Sekretaris Perusahaan PI, Wijaya Laksana, SVP Pemasaran PI, Iyan, dan Sekretaris Perusahaan PIM, Maimun.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pertanian Aceh, Ir Cut Huzaimah, Teddy Dirhamsyah, Direktur Pembiayaan PSP. Kadis Peternakan, Zulsafran, Kepala BSIP Aceh, Firdaus, Sekda Aceh Utara, Dayan Albar SSos MAP, Kadistanpan Aceh Utara, Erwandi MP, Kadisbunnakkeswan Aceh Utara, Ir Lilis Indriansyah MP, Zulfikar SST, Kabid PSP Distanpan Aceh Utara, serta tim bidang PSP Aceh utara.(kcm/zak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved