Banda Aceh
Mahasiswa Biologi USK Sabet Juara 3 Nasional UI SDGs Summit 2025
Tiga mahasiswa Program Studi Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional...
Ringkasan Berita:
- Tiga mahasiswa Biologi USK meraih Juara 3 Essay Competition UI SDGs Summit 2025 dengan inovasi smart packaging berbahan limbah agroindustri yang ramah lingkungan dan mampu mendeteksi kesegaran pangan.
- Mereka lolos seleksi nasional hingga tahap final dan mempresentasikan gagasan di Universitas Indonesia.
- Prestasi ini memperkuat komitmen USK dalam mendorong riset dan kontribusi mahasiswa terhadap pencapaian SDGs serta rencana pengembangan inovasi ke riset lanjutan.
SERAMBINEWS.COM - Tiga mahasiswa Program Studi Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan meraih Juara 3 Essay Competition UI SDGs Summit 2025, sebuah program internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia. Tim ini terdiri dari Sarah Salsabil, Cut Dhinie Decita, dan Naja Luthfia Nuha, serta dibimbing oleh Dr. Yulia Sari Ismail, S.Si., M.Si.
UI SDGs Summit 2025 merupakan program flagship internasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik, khususnya mahasiswa, terhadap urgensi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Partisipan dari berbagai negara mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari seminar internasional, diskusi publik, kompetisi esai, hingga student conference.
Tahun ini, UI SDGs Summit mengusung tema besar “Countdown to 2030: Enhancing Enforcement and Commitment Towards SDGs”, berangkat dari kondisi global bahwa dengan sisa lima tahun menuju 2030, dunia baru mencapai 17 persen dari total target SDGs. Berbagai tantangan seperti pandemi, perubahan iklim ekstrem, konflik berkepanjangan, ketimpangan sosial, serta fakta bahwa 23 juta orang masih hidup dalam kemiskinan menjadi latar belakang mengapa penegakan SDGs kini dinilai semakin mendesak.
Dalam kompetisi ini, tim USK mengusung inovasi dengan tema smart packaging yang berfungsi ganda dan berbasis berbagai limbah agroindustri. Kemasan cerdas yang ramah lingkungan, biodegradable, dan mampu mendeteksi kesegaran atau potensi kontaminasi pangan. Inovasi ini mendukung gerakan global 5P ( People, Planet, Prosperity, Peace, Partnership ) dengan memanfaatkan limbah lokal, memperkuat ekonomi sirkular, dan menghadirkan solusi keamanan pangan bagi UMKM.
Gagasan ini dinilai oleh jajaran juri UI SDGs Summit yang memiliki kompetensi kuat di bidang lingkungan dan keberlanjutan, termasuk Aditya Perdana Putra, S.T., spesialis energi dan low-carbon development, serta Dr. Eng. Astryd Viandila D., pakar waste-to-energy dan pengelolaan limbah. Kompetensi para juri memastikan setiap inovasi diuji dari sisi ilmiah, keberlanjutan, dan dampak sosialnya untuk masyarakat.
Perjalanan tim dimulai dari penulisan esai ilmiah yang menanggapi isu besar SDGs, yaitu lambatnya progres global menuju target 2030. Esai ini kemudian diseleksi hingga terpilih untuk melaju ke tahap final.
Pada babak final, peserta diwajibkan melakukan presentasi langsung di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada tanggal 21 November 2025. Proses ini menekankan kemampuan peserta dalam mengomunikasikan riset secara kritis, sistematis, dan solutif.
Setelah tahap presentasi, para finalis diharuskan mengikuti student conference pada 22 November 2025 yang menuntut mereka untuk berdiskusi, mempertahankan argumen, dan membangun kolaborasi dengan mahasiswa lain dalam mencari solusi kasus-kasus terkini yang sedang dihadapi global.
“UI SDGs Summit memberikan pengalaman penting bagi kami tentang bagaimana membaca masalah global dan merumuskan solusinya berbasis data ilmiah” ujar Sarah Salsabil selaku ketua tim.
Baca juga: Bersaing dengan Kampus Besar, Mahasiswa Teknik Pertambangan USK Sabet 3 Juara di Kompetisi Nasional
Ia menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya tempat adu ide, tetapi juga ruang penguatan kapasitas kepemimpinan muda di bidang keberlanjutan.
Prestasi ini juga mempertegas komitmen USK dalam mendukung riset, inovasi, dan kontribusi nyata terhadap SDGs melalui peran aktif mahasiswanya di berbagai forum nasional maupun internasional.
Setelah pencapaian ini, tim tengah menyiapkan penguatan gagasan untuk dikembangkan menjadi riset lanjutan, tulisan ilmiah, dan potensi kolaborasi program keberlanjutan di tingkat komunitas. Mereka juga terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan institusi akademik dalam mendorong pemahaman SDGs yang lebih inklusif dan berbasis masyarakat.(rel/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Juara-3-Essay-Competition-UI-SDGs-Summit-2025.jpg)