Senin, 4 Mei 2026

Komunitas

Dari Aceh Menyapa Dieng: Educamp 7 Millennials Empowerment bersama Nestlé  Hadirkan Harapan Baru

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar, mendapat sambutan hangat dari masyarakat, dan meninggalkan manfaat nyata bagi Desa Buntu

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews
Desa Buntu, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah kegiatan Educamp 7 yang digagas Millennials Empowerment bersama Nestlé Indonesia pada 12–19 Agustus 2025. 

Dari Aceh Menyapa Dieng: Educamp 7 Millennials Empowerment bersama Nestlé  Hadirkan Harapan Baru 

SERAMBINEWS.COM– Desa Buntu, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah kegiatan Educamp 7 yang digagas Millennials Empowerment bersama Nestlé Indonesia pada 12–19 Agustus 2025.

Agenda bertajuk "BersamaNestlé: Tanamkan Kebaikan, Ciptakan Manfaat ini menghadirkan serangkaian program edukasi, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif".

Kegiatan diawali dengan penanaman 100 pohon di kawasan rawan erosi.

Warga setempat antusias ikut serta, termasuk Kepala Desa Buntu, Suwoto.

 Setiap pohon ditandai dengan nama pemiliknya, menambah rasa kepemilikan warga terhadap lingkungan.

Ibu-ibu PKK juga dilibatkan melalui pelatihan pembuatan kokedama teknik berkebun khas Jepang serta pengolahan keripik kentang.

 Inisiatif ini ditujukan untuk membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan potensi desa sebagai sentra ekonomi kreatif.

Malam harinya, warga berkumpul menikmati layar tancap.

 Hiburan tradisional semakin hidup saat alat musik Bendungan khas Wonosobo dimainkan, menghadirkan suasana hangat di tengah dinginnya udara Dieng.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga mendapat perhatian khusus lewat Gerakan Semangat Belajar.

Mereka mengikuti kegiatan mewarnai, sarapan sehat, serta menerima sumbangan 200 buku bacaan. 

Perpustakaan desa yang direvitalisasi kini dikelola Duta Baca setempat, dilengkapi dengan 100 buku baru untuk memperluas akses literasi.

Selain itu, warga diajak berdiskusi dalam forum Rencana Strategis Desa (RSD).

 Forum ini menyoroti isu pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga potensi pariwisata.

Hasilnya akan menjadi acuan pengembangan Desa Buntu ke depan.

Puncak acara berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus.

Lapangan desa dipenuhi warga yang mengikuti lomba tradisional, senam kreatif, hingga pembagian doorprize. Suasana meriah itu sekaligus menutup rangkaian Educamp dengan penuh kegembiraan.

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar, mendapat sambutan hangat dari masyarakat, dan meninggalkan manfaat nyata bagi Desa Buntu,” ujar Septia Karlina, Project Leader Educamp 7.

Farhan Atidi Dhaifullah, Founder Millennials Empowerment, menambahkan, kegiatan ini bukan hanya program sekali jalan, tetapi momentum untuk memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial.

 “Terima kasih kepada Nestlé Indonesia yang telah berkolaborasi, semoga langkah ini membuka jalan bagi program-program berkelanjutan lainnya,” katanya.

Kegiatan Educamp 7 ini menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan bisa terwujud ketika masyarakat, komunitas, dan sektor swasta bergerak bersama. Desa Buntu pun kini punya pijakan baru untuk mengembangkan potensi lingkungan, pendidikan, hingga ekonomi warganya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved