Selasa, 28 April 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Sudah Dekat, Ini Ulasan Ketentuan Qadha Puasa dan Bacaan Niatnya

Qadha puasa berarti mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena ada uzur syar’i (misalnya sakit, haid, nifas, bepergian

Editor: Nur Nihayati
makassar.tribunnnews.com
Ilustrasi puasa - Ilustrasi puasa dan penjelasan tata cara mengqadha puasa Ramadhan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Singkatnya, qadha puasa adalah kewajiban mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan dengan berpuasa di hari lain sebelum Ramadan berikutnya.
  • Qadha puasa berarti mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena ada uzur syar’i (misalnya sakit, haid, nifas, bepergian, atau alasan lain yang dibolehkan).
  • Umat Islam yang mempunyai utang puasa Ramadan harus segera menggantinya.
 

 

SERAMBINEWS.COM - Bulan suci Ramadhan 1447 H sudah dekat.

Bagi yang memiliki utang puasa di tahun sebelumnya wajib membayarnya dengan mengqadha.

Niat mengqadha puasa sehingga utang puasa tergantikan.

Singkatnya, qadha puasa adalah kewajiban mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan dengan berpuasa di hari lain sebelum Ramadan berikutnya.

Qadha puasa berarti mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena ada uzur syar’i (misalnya sakit, haid, nifas, bepergian, atau alasan lain yang dibolehkan).

Umat Islam yang mempunyai utang puasa Ramadan harus segera menggantinya.

Qadha puasa Ramadan adalah mengganti puasa yang seharusnya dilakukan pada bulan Ramadhan, tapi tidak dapat dilakukan karena uzur tertentu seperti sakit atau perjalanan jauh.

Qadha puasa Ramadan wajib hukumnya bagi yang meninggalkan.

Puasa Qadha dikerjakan sejumlah hari yang ditinggalkan.

Ketentuan ini sebagaimana disebutkan dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 184, yang artinya sebagai berikut:

“Beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. 

Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Namun, bagaimana jika lupa jumlah utang puasa?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved