Kamis, 23 April 2026

Ramadhan 2026

Jelang Ramadhan, Mandi Wajib Membersihkan Diri, Simak Bacaan Doanya

Apabila menjelang puasa masih dalam keadaan hadas besar, misalnya perempuan yang menyelesaikan haidnya, sebaiknya segera melakukan mandi wajib.

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews
Ilustrasi mandi- Ilustrasi mandi dan informasi terkait disunahkan mandi wajib sebelum Ramadhan serta tata cara dan niatnya. 
Ringkasan Berita:
  • Menjelang Ramadhan, umat Islam dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin untuk menyambut bulan suci.
  • Langkah yang dapat dilakukan yaitu dengan memperbanyak doa, dzikir, hingga saling memaafkan.
  • Apabila menjelang puasa masih dalam keadaan hadas besar, misalnya perempuan yang menyelesaikan haidnya, sebaiknya segera melakukan mandi wajib

 

SERAMBINEWS.COM - Bulan suci Ramadhan 1447 H sudah dekat.

Disunahkan menyucikan diri mandi wajib menyambut Ramadhan atau pada sore hari satu hari sebelumnya masuk Ramadhan.

Hal ini sudah dilakukan di masa terdahalu untuk menjadikan diri agar lebih baik.

Puasa Ramadhan adalah amalan wajib dilakukan semua ummat islam sebagaimana diatur dalam rukun islam.

Ramadhan juga merupakan bulan yang dirindukan ummat islam tanda kecintaannya pada ibadah mulia ini.

Menjelang Ramadhan, umat Islam dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin untuk menyambut bulan suci.

Langkah yang dapat dilakukan yaitu dengan memperbanyak doa, dzikir, hingga saling memaafkan.

Apabila menjelang puasa masih dalam keadaan hadas besar, misalnya perempuan yang menyelesaikan haidnya, sebaiknya segera melakukan mandi wajib.

Sementara muslim yang tidak berada dalam hadas besar tetap diperbolehkan untuk mandi sebelum puasa.

Tujuan mandi tersebut untuk menjaga kebersihan diri dan tidak boleh dianggap sebagai ritual wajib sebelum Ramadhan, karena tidak ada dalilnya, seperti dinukil dari Muhammadiyah.

Karena itu, bacaan doa mandi sebelum puasa Ramadhan sama dengan doa mandi wajib pada umumnya.

Dalam laman resmi Kementerian Agama terdapat bacaan doa mandi wajib.

Doa Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."

Tata Cara Mandi Wajib

Kementerian Agama menjelaskan tata cara melakukan mandi wajib sebagai berikut.

Mengucapkan niat mandi wajib, bisa dilafalkan dengan lisan ataupun cukup di dalam hati.
Membasuh kedua telapak tangan sambil membersihkan sela-sela jari.

Membersihkan area kemaluan menggunakan tangan kiri. Khusus bagi perempuan setelah haid atau nifas, dianjurkan membersihkannya dengan kapas atau sejenisnya untuk memastikan tidak ada sisa hadas.

Melakukan wudhu sebagaimana wudhu sebelum menunaikan salat.

Menyiram air ke kepala sebanyak tiga kali, dimulai dari sisi kanan lalu kiri, kemudian meratakan air ke seluruh tubuh. 

Setelah itu, menyela pangkal rambut dengan jari-jari (boleh menggunakan wewangian atau sampo) serta menggosok sabun ke seluruh badan, lalu membilasnya hingga bersih.

Terakhir, membasuh kedua kaki dengan mendahulukan kaki kanan, kemudian kaki kiri.

Sunah Mandi Wajib

Ada beberapa sunah mandi wajib yang perlu diketahui umat Islam.

Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali sebelum memulai mandi.

Membersihkan kotoran atau najis yang masih menempel pada tubuh.

Melaksanakan wudhu secara sempurna seperti ketika hendak salat.

Menyiram kepala hingga tiga kali sambil berniat menghilangkan hadas besar.

Mengguyur seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan tiga kali, lalu sisi kiri tiga kali.

Menggosok seluruh bagian tubuh, baik bagian depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.

Menyela rambut dan jenggot (jika ada) agar air merata.

Memastikan air mengalir ke sela-sela lipatan kulit dan pangkal rambut. Dianjurkan menghindari menyentuh kemaluan; jika tidak sengaja tersentuh, sebaiknya mengulang wudhu.(*).

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved