Kamis, 23 April 2026

Berita Bireuen

Banjir Bandang Terjang Bireuen, 9 Jembatan Putus Total, Ini Lokasinya

Banjir bandang terjang Bireuen terjadi sejak Senin hingga Rabu (25-27/2025) malam, menyebabkan sembilan jembatan putus.

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JEMBATAN PUTUS - Jembatan rangka baja di Kutablang bersama delapan jembatan lainnya putus diterjang banjir bandang yang terjadi pada Selasa hingga Rabu dini hari. 
Ringkasan Berita:
  • Banjir bandang di Bireuen (25–27/11/2025) menyebabkan sembilan jembatan putus dan akses transportasi lumpuh total.
  • Puluhan rumah rusak, ratusan warga mengungsi, serta banyak kendaraan terjebak di jalan nasional Banda Aceh–Medan.
  • Waduk Paya Kareung meluap memperparah banjir, namun arus lalu lintas mulai lancar kembali pada Kamis pagi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir bandang yang menerjang Bireuen pada Senin hingga Rabu (25-27/2025) malam, menyebabkan sembilan jembatan putus.

Adapun jembatan yang putus mulai dari jembatan rangka baja Rancong, Kutablang, Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang lintasan Jalan Nasional Banda Aceh-Medan.

Kemudian jembatan rangka baja Pante Lhong, Peusangan.

Lalu, jembatan Awe Geutah Paya-Teupin Reudeup, Peusangan Selatan, dan jembatan rangka baja Ulee Jalan, Peusangan Selatan.

Selanjutnya jembatan rangka Teupin Mane lintasan Bireuen Takengon.

Berikutnya jembatan gantung Simpang Mulia,  jembatan gantung Kubang Keube, Balee  Panah Juli, jembatan gantung Pante Baro, Juli.

Baca juga: Puluhan Ton Balok Limbah Banjir Tersangkut di Jembatan Awe Geutah Paya Bireuen

Transportasi dua arah baik dari Medan ke Banda Aceh maupun sebaliknya lumpuh total.

Puluhan kendaraan truk, minibus dan lainnya dari arah barat terpaksa parkir di sepanjang jalan, mulai dari Lhoknga maupun di Keude Peusangan Matang Glumpang Dua.

Sementara kendaraan dari arah timur bertahan di Gandapura sampai Kutablang.

Kemudian transportasi Bireuen-Takengon maupun sebaliknya juga putus.

Amatan Serambinews.com, Kamis (27/11/2025), jembatan rangka baja Rancong yang berada di kawasan Kuala Ceurape, tidak kelihatan lagi lantaran sudah dibawa banjir bandang.

Dampaknya mengakibatkan akses antara Kutablang dengan Gandapura di sebelah utara jembatan Kutablang putus total.

Baca juga: Akses Utama Aceh Lumpuh Total, Jembatan Kutablang Putus Diterjang Banjir, Baru 7 Tahun Dibangun

Kemudian pada jembatan rangka baja Kutablang putus berada pada dua segmen sebelah timur, sepanjang sekitar 60 meter.

Selain itu, puluhan ruko di Kutablang dekat aliran atau jembatan, rusak diterjang banjir, termasuk doorsmeer.

Lebar permukaan Krueng Tingkeum meluas.

Sesekali terlihat tebing sungaii jatuh dihantam derasnya arus.

Ratusan warga bertahan di dekat jembatan.

Satu tiang listrik yang tumbang ke badan jalan dekat jembatan belum dipindahkan sehingga kabel listrik bergelantungan dan berserakan di badan jalan.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Jembatan Kembar Padang Panjang Tersapu Banjir Bandang

Sementara Jembatan Teupin Mane putus sebelah utara atau pada segmen pertama dari arah Bireuen. Badan jalan juga amblas, sejumlah ruas lainnya juga rusak.

Sementara Jembatan Pante Lhong Peusangan putus total sebagaimana terlihat berada di seberang atau sebelah timur jembatan, di mana  hamparan sungai di kawasan tersebut meluas.

Sementara itu pada jembatan rangka baja Awe Geutah Paya-Teupin Reudep juga putus sebelah timur.

Pada jembatan tersebut. balok kayu tersangkut lumayan banyak.

Akses putus total, warga terlihat membersihkan kayu  yang tersangkut di atas maupun di bawah jembatan.

Kondisi yang lebih parah lagi pada jembatan rangka baja Ulee Jalan, Peusangan Selatan.

Di mana bagian yang putus sebelah selatan dan tersisa sedikit di sebelah utara badan jalan untuk bisa dilalui.

Beberapa warga menyebutkan, sejumlah jembatan di Peusangan dan Kutablang, sudah putus dihantam banjir bandang yang melanda Bireuen.

Kawasan Kutablang dan Peusangan, sejak tiga hari terakhir.

Puncaknya terjadi pada Rabu malam hingga Kamis  (27/11/2025) dini hari.

Kala itu, banjir bandang menerjang jembatan setelah bendungan karet di kawasan Desa Kapa,
Peusangan jebol.

Selain jembatan putus, puluhan rumah hancur, ratusan warga mengungsi ke Masjid Kutablang, Bireuen.

Selain itu, Waduk Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Bireuen juga meluap hingga menyebabkan terjadinya banjir besar melanda Bireuen.

Selain Waduk Paya Kareung meluap, badan jalan mulai di depan Mapolres Bireuen, Cot Bada juga tergenang.

Selain itu, kawasan Cureh, Simpang Adam Batre, Peudada, juga tergenang air sehingga kendaraan roda empat  atau lebihtidak bisa lewat.

Amatan Serambinews.com selama dua hari, kendaraan dari arah Banda Aceh parkir di SPBU Cot Gapu,

Sementara kendaraan dari arah timur stanbye di kawasan Peusangan.

Sedangkan kendaraan roda dua bisa melintas dipandu warga melewati jalan alternatif walaupun tergenang banjir luapan.

Arus lalu lintas, baik roda dua maupun roda empat baru lancar kembali untuk kawasan Bireuen, Kamis (27/11/2025) pago sekira pukul 10.00 WIB .

Setelah tumpah air dari Waduk Paya Kareung melalui bantaran waduk berkurang.

Para pemuda  serta anggota RAPI Bireuen terlihat ikut memandu para pelintas agar
tidak terjebak banjir.

Hingga Kamis (27/11/2025), hujan masih mengguyur hujan Bireuen namun intensitas sedang, sehingga para pelintas bisa melewat kawasan badan jalan yang tergenang banjir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved