Banjir Landa Aceh
Akses Utama Aceh Lumpuh Total, Jembatan Kutablang Putus Diterjang Banjir, Baru 7 Tahun Dibangun
Sebuah video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bagian tengah jembatan tersebut terbelah.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Kamis (27/11/2025), Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, yang menjadi jalur vital Banda Aceh–Medan, putus total dan hanyut akibat banjir bandang.
- Jembatan sepanjang 120 meter dan lebar 9 meter terbelah, bagian bawah struktur ikut hanyut.
- Jalur Banda Aceh–Medan lumpuh total.
- Akses alternatif juga terputus karena diterjang banjir.
- Baru berusia 7 tahun, jembatan rangka baja kembali hancur total oleh bencana serupa.
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Infrastruktur vital penghubung jalur nasional Banda Aceh–Medan kembali diterpa musibah.
Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Kabupaten Bireuen, dilaporkan putus total dan hanyut setelah diterjang dahsyatnya banjir bandang pada Kamis sore (27/11/2025).
Jembatan sepanjang 120 meter dan lebar 9 meter ini merupakan urat nadi transportasi utama di Aceh.
Sebuah video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bagian tengah jembatan tersebut terbelah.
Bahkan bagian bawah struktur jembatan juga ikut tergerus dan hanyut dalam derasnya aliran sungai.
Dalam rekaman yang turut menyebutkan lokasi kejadian berada di kawasan Kutablang, Bireuen, terlihat masyarakat berkerumun di kedua ujung jembatan yang terputus.
Musibah ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang mengguyur Aceh dalam beberapa hari terakhir, memicu banjir besar di setidaknya 14 kabupaten/kota dan merusak berbagai fasilitas umum.
Selain Jembatan Krueng Tingkeum, Jembatan Simpang Tiga Meureudu di Pidie Jaya juga ambruk sehari sebelumnya.
Baca juga: 4 Artis Asal Pulau Sumatera yang Ikut jadi Korban Banjir, Rumah Mawa Hingga Teuku Ryan Ikut Terendam
Akses alternatif ikut putus, jaringan komunikasi terputus
Putusnya dua jembatan penting tersebut telah membuat jalur Banda Aceh–Medan lumpuh total di beberapa titik.
Namun Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang menjadi salah satu infrastruktur yang terdampak paling parah.
Kerusakannya yang total membuat seluruh jenis kendaraan, baik dari arah Banda Aceh maupun Medan, tidak dapat melintas.
Laporan terbaru menyebutkan kondisi lalu lintas di Kutablang kini berada pada titik kritis.
Menurut informasi yang beredar di kalangan warganet dan dikonfirmasi oleh Mahruzal, salah seorang warga di Lhokseumawe.
Ia menyebut, akses jalan alternatif Jembatan Krueng Tingkeum juga tidak dapat dilalui karena turut diterjang banjir.
"Akses jembatan Krueng Tingkeum Kutablang putus semua, ke tiga-tiganya terputus termasuk jembatan alternatif," ujarnya saat dikonfirmasi Serambinews.com, Jumat (28/11/2025).
| Tamiang Butuh Rp 500 M untuk Perbaiki Tambak |
|
|---|
| Sempat Banjir Susulan, Kabdisdik Wilayah Aceh Utara Instruksikan Sekolah Gotong Royong |
|
|---|
| Kejar Ketertinggalan Belajar Pascabanjir, Murid SD di Aceh Tamiang Belajar Metode Berhitung Gasing |
|
|---|
| 4 Bulan Pascabanjir, Ratusan Sekolah di Aceh Utara Masih Belajar di Lantai |
|
|---|
| Al-Farlaky Kembali Uji Publik Bantuan Rumah BNPB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatan-kutablang-putus-diterjang-banjir.jpg)