Selasa, 28 April 2026

Berita Abdya

Warga Abdya Hilang Kontak Setelah Berangkat ke Aceh Tengah Pasca Banjir

Seorang warga Abdya, Khairuman (62), hilang kontak setelah berangkat ke Aceh Tengah pasca banjir dan longsor.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
HILANG KONTAK - Khairuman, warga Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya setelah berangkat ke Aceh Tengah saat bencana banjir dan longsor melanda wilayah tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang warga Abdya, Khairuman (62), hilang kontak setelah berangkat ke Aceh Tengah pasca banjir dan longsor. 
  • Komunikasi terakhir terjadi lewat video call pada 25 November, sebelum jaringan telekomunikasi di daerah tujuan lumpuh total. 
  • Keluarga cemas karena akses jalan terputus dan berharap bantuan pemerintah serta relawan untuk menemukan keberadaannya.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Seorang warga Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Khairuman (62), dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya setelah berangkat ke Aceh Tengah usai bencana banjir dan longsor melanda wilayah tersebut.

Anak kandung Khairuman, Teguh mengatakan, ayahnya berangkat pada Senin (24/11/2025), menggunakan mobil sewa untuk menjenguk adiknya yang sedang sakit di Gampong Pantan Tengah, Kecamatan Rusip Antara

Namun, kata Teguh, sejak keberangkatan itu, pihak keluarga tidak lagi mengetahui kondisi maupun keberadaan ayah mereka.

"Ayah berangkat untuk menjenguk adik yang sedang sakit di Pantan Tengah. Sampai sekarang kami tidak tahu bagaimana kondisi dan keberadaannya," ujar Teguh kepada kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).

Teguh menjelaskan, komunikasi terakhir dengan ayahnya terjadi pada Selasa (25/11/2025) malam melalui video call. 

Saat itu, Khairuman sudah tiba di Aceh Tengah dan mengeluhkan suhu dingin di kawasan tersebut. 

Setelah percakapan itu, kata Teguh, keluarga tidak lagi dapat menghubungi ponselnya.

Baca juga: Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Akhirnya Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari Hilang Kontak

"Komunikasi terakhir kami lewat video call. Ayah bilang sangat dingin dan ingin pulang,” terang dia. 

“Setelah itu kami tak bisa menghubungi lagi Beliau. Kami khawatir dengan kondisinya," kata Teguh.

Khairuman diketahui berangkat bersama keluarga iparnya dari Babahrot, Abdya, melalui jalur Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya. 

Menurut Teguh, upaya pencarian sudah dilakukan dengan menghubungi jaringan relawan hingga Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), namun belum ada hasil.

"Kami sudah berupaya mencari informasi melalui relawan dan RAPI, tapi belum ada kabar karena jaringan telekomunikasi di sana lumpuh total," ungkapnya.

Baca juga: Aceh Tengah Seperti Kota Hantu, Terisolir dan Tak Bisa Dijangkau, Warga Butuh Obat dan Tenaga Medis

Pihak keluarga semakin khawatir dan cemas karena menurut informasi di Kecamatan Rusip Antara, lokasi tujuan Khairuman, merupakan salah satu wilayah yang terdampak parah bencana. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved