Minggu, 26 April 2026

Banjir Landa Aceh

Timbulkan Kepanikan, Polisi Periksa Penyebar Hoaks Air Laut Naik di Pidie Jaya

"Saat kita tanyakan warung kopi mana, tapi pelaku tidak mengetahui warung kopi. Kita hanya meminta keterangan dari warga yang menerima informasi...

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Muhammad Nazar
BERDEBU: Jalan di Kecamatan Meureudue, Pidie Jaya berdebu dampak lumpur sisa banjir menghiasi badan jalan, Minggu (30/11/2025). Debu itu sangat mengganggu warga. 

Ringkasan Berita:
  • Senin (1/12/2025), Polres Pidie Jaya memeriksa warga terkait penyebaran hoaks air laut naik yang sempat menimbulkan kepanikan massal.
  • Video warga berlarian pada malam hari di Pidie Jaya beredar luas di media sosial.
  • Informasi palsu tentang air laut naik membuat warga panik, berlari menyelamatkan diri dengan berjalan kaki, mobil, hingga motor.
  • Bahkan ada ibu-ibu yang menggendong bayi saat evakuasi darurat.
  • Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menegaskan tak ada pelaku yang diamankan.

Laporan Wartawan  Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Penyebar hoaks air laut naik di Kabupaten Pidie Jaya diperiksa polisi. 

Namun, warga sebagai penyebar hoaks itu tidak diamankan polisi.

Serambinews.com, sempat melihat video warga berlarian pada malam hari di Pidie Jaya yang beredar luas di media sosial.

Video tersebut menggambarkan suasana panik yang luar biasa, setelah beredar informasi air laut naik. 

Warga pun berlarian menyelamatkan diri, baik dengan kaki bersama keluarga maupun menggunakan mobil hingga sepeda motor. 

Namun, sangat menyedihkan emak-emak menyelamatkan diri dengan menggendong bayi pada malam tersebut.

Tidak diketahui, apakah adanya yang terluka karena jatuh saat menyelamatkan diri.

Belakangan diketahui informasi air laut naik, ternyata hoaks yang disebarkan. 

Kecuali itu, informasi yang beredar adanya lima pelaku diduga penyebar hoaks yang diamankan Polres Pidie. Kelima pelaku terdiri dari, empat laki-laki dan satu wanita.

Baca juga: Menyentuh, Warung Melayu di Jogja & Malang Beri Makan Gratis Buat Mahasiswa Aceh: Jangan Tahan Lapar

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK, yang dikonfirmasi Serambinews.com, Senin (1/12/2025) mengatakan, tidak adanya pelaku penyebar hoaks air laut naik yang diamankan polisi. 

Sebab, warga yang menyebarkan informasi air laut naik juga sebagai korban.

Warga tersebut hanya menerima informasi tersebut dari warung kopi dari orang lain.

"Saat kita tanyakan warung kopi mana, tapi pelaku tidak mengetahui warung kopi. Kita hanya meminta keterangan dari warga yang menerima informasi air laut naik.

Setelah itu warga tersebut kita lepaskan. Jadi tidak ada yang kita amankan," tegas Kapolres Pidie Jaya.

Ia menambahkan, ia meminta kepada warga, agar tidak menyebarkan berita hoaks yang menyebabkan kepanikan masyarakat. (*)

Baca juga: Berlumpur Setelah Terendam Banjir, Banyak Toko di Aceh Utara Belum Kembali Beroperasi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved