Banjir Landa Aceh
Muharram Idris Instruksikan Perangkat Daerah di Aceh Besar Siaga Hadapi Bencana Susulan
Pria yang akrab disapa Syech Muharram itu mengatakan, fenomena alam yang memicu hujan deras berkepanjangan dan menyebabkan banjir, tanah longsor
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Besar Muharram Idris meminta seluruh perangkat daerah tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan meski cuaca mulai membaik, serta terus memperbarui informasi dari BMKG.
- Ia menugaskan OPD menginventarisasi seluruh titik terdampak banjir dan melakukan penanganan maksimal sesuai kemampuan daerah.
- BPBD dan Dinas PUPR melaporkan kondisi masih terkendali tanpa korban jiwa, serta terus memantau dan menangani lokasi terdampak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris meminta seluruh perangkat daerah di Aceh Besar dalam kondisi siaga, menyikapi potensi adanya bencana susulan.
Menurutnya, meski situasi cuaca saat ini sudah membaik, ia meminta seluruh instansi terkait selalu siaga.
Pria yang akrab disapa Syech Muharram itu mengatakan, fenomena alam yang memicu hujan deras berkepanjangan dan menyebabkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang terjadi se-Aceh.
Meski Aceh Besar dampaknya relatif lebih ringan dibandingkan daerah lain.
Syech Muharram menilai, fenomena alam tersebut sulit diprediksi. Oleh karena itu, Bupati Aceh Besar itu menegaskan agar seluruh perangkat daerah harus selalu berada dalam kondisi siaga.
“Bencana alam seperti gempa, banjir, tanah longsor, dan angin kencang adalah fenomena yang kadang sulit diprediksi, namun kita harus selalu waspada,” kata Muharram dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).
Baca juga: Peduli Bencana, Toyota Kirim 5,5 Ton Beras dan Ratusan Paket Lain Untuk Bantu Korban Banjir di Aceh
Ia meminta pimpinan OPD terus bersinergi dan menggalang kebersamaan. Setiap saat harus meng-update informasi dari BMKG terkait perkembangan kondisi cuaca.
Terkait penanganan pascabanjir, Bupati meminta dinas terkait segera menginventarisasi seluruh titik terdampak untuk kemudian ditangani secara maksimal.
“Segera lakukan penanganan sesuai kemampuan yang ada. Semua titik yang terdampak harus terdata dengan baik,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi melaporkan, dampak cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir masih berada dalam kendali pemerintah daerah.
“Dari data yang kami peroleh, baik dari laporan masyarakat maupun investigasi lapangan, titik banjir dan longsor yang terjadi di Aceh Besar masih bisa kita kendalikan.
Alhamdulillah hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa,” ungkapnya.
Baca juga: Solidaritas Negeri Jiran Mengalir, Permebam & YFBM Satukan Kekuatan Bantu Aceh yang Dilanda Banjir
Dukungan penanganan teknis juga disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir Syahrial Amanullah ST. Menurutnya, pihaknya terus melakukan pemantauan dan penanganan lapangan sesuai arahan Bupati.
“Kami terus memantau dan dengan kemampuan yang ada, kami melakukan penanganan di lokasi-lokasi yang terdampak banjir,” jelasnya. (*)
| Sawah Rusak Berat di Pidie Butuh Penanganan Segera |
|
|---|
| UMKM Korban Bencana Dapat Rp 3 Juta, Prabowo Siapkan Banpres Rp 1,2 Triliun |
|
|---|
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-03122025.jpg)