Banjir Landa Aceh

Warga Cot Ara Bireuen Jemur Uang Celengan Masjid

Ratusan warga Desa Cot Ara, Kutablang, Bireuen mengungsi ke meunasah dan juga rumah pinggir jalan, selain membuka dapur umum, Rabu (3/12/2025)

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Warga Cot Ara Kutablang, Bireuen, Rabu (3/12/2025). menjemur uang dari celengan masjid yang ditemukan warga setelah banjir. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ratusan warga Desa Cot Ara, Kutablang, Bireuen mengungsi ke meunasah dan juga rumah pinggir jalan, selain membuka dapur umum, Rabu (3/12/2025).

Bahkan juga terlihat mencuci dan menjemur uang kertas dari celengan masjid. 

Ratusan lembar uang kertas mulai dari nominal 1000 sampai 10.000 dibersihkan dan dijemur, uang tersebut dari celengan masjid yang terendam banjir. 

Muntasir warga Desa Cot Ara yang sedang menjemur uang hasil cucian warga lainnya di lokasi pengungsian mengatakan, uang tersebut dari celengan Masjid Al Mujahidin Cot Ara didapati warga dan diantar ke tempat pengungsian mereka.

 “Sebelum musibah kan banyak celengan masjid diletakkan di warung-warung, saat banjir bandang ikut dibawa air, kemudian ditemukan warga diantar ke tempat kami,” ujarnya.

Baca juga: HRD dan H Mukhlis Saling Berangkulan, Penanganan Jembatan Putus Bireuen Dampak Banjir Sudah Dimulai 

Amatan Serambinews.com, celengan dibuka sudah dipenuhi lumpur, kemudian lembaran uang kertas dicuci dengan air sabun dan dijemur pada tali yang diikat. 

Ada ratusan ribu uang sumbangan masyarakat diselamatkan dan dijemur untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Selain itu, hampir seluruh rumah di Cot Ara tergenang lumpur dan banyak juga yang rusak, hilang dibawa arus. 

Bahkan areal pertapakan rumah tidak terlihat lagi, sawah sudah menjadi sungai. 

Ruas jalan ke Cot Ara Kutablang sudah dibersihkan beberapa hari lalu dan warga sudah bisa melintas.

Sepanjang jalan, selain barang rumah tangga dijemur, warga membersihkan lumpur di rumah-rumah mereka. (*)

Baca juga: Pengungsi Bireuen Mulai Diserang Penyakit, Anak-anak Sangat Rentan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved