Banjir Landa Aceh
BBM Langka di Nagan Raya, Antrean Kendaraan Sangat Panjang di Semua SPBU
Pasalnya, antrean kendaraan terjadi di semua SPBU di kabupaten penghasil batu giok ini.
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- BBM di Nagan Raya semakin langka, menyebabkan antrean panjang di seluruh SPBU hingga menimbulkan kemacetan.
- Sejumlah SPBU belum mendapat pasokan BBM dari Pertamina hingga siang hari, membuat warga menunggu berjam-jam.
- Warga mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM untuk kendaraan maupun genset, diperparah dengan listrik padam dan elpiji yang juga langka.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Nagan Raya semakin sulit di dapat.
Pasalnya, antrean kendaraan terjadi di semua SPBU di kabupaten penghasil batu giok ini.
Bahkan, ada SPBU hingga pukul 11.00 WIB belum dipasok BBM oleh Pertamina.
Di semua SPBU di Nagan Raya terjadi antrean panjang sehingga jalan menjadi macet.
Seperti di SPBU Suak Puntong, SPBU Blang Muko, SPBU Paya Udang, SPBU Kuta Tring, dan SPBU Alue Bilie.
Warga berharap Pertamina harus selalu menyediakan BBM agar selalu ada di SPBU sehingga tidak terjadi antrean panjang.
Baca juga: Gubernur Aceh Geram! Larang Kenaikan Harga Sembako di Tengah Bencana Banjir: Saya Akan Cabut Izin!
"Saya sudah antre hingga 3 jam di SPBU. Minyak belum masuk," ujar Dahlan, seorang pemilik mobil saat antrean di SPBU Blang Muko, sekitar pukul 10.30 WIB
Keluhan juga dikatakan Samsudin, pengendara asal Aceh Selatan yang menunggu dipasok BBM di SPBU Suak Puntong.
"Kami berharap Pertamina harus turun ke SPBU," harapnya.
Beberapa warga Nagan Raya juga menyampaikan sulit mendapat BBM di SPBU untuk kebutuhan genset.
"Warga sangat menderita, listrik padam sangat parah, elpiji sulit dicari. Ditambah BBM yang langka," ungkapnya.(*)
| Tamiang Butuh Rp 500 M untuk Perbaiki Tambak |
|
|---|
| Sempat Banjir Susulan, Kabdisdik Wilayah Aceh Utara Instruksikan Sekolah Gotong Royong |
|
|---|
| Kejar Ketertinggalan Belajar Pascabanjir, Murid SD di Aceh Tamiang Belajar Metode Berhitung Gasing |
|
|---|
| 4 Bulan Pascabanjir, Ratusan Sekolah di Aceh Utara Masih Belajar di Lantai |
|
|---|
| Al-Farlaky Kembali Uji Publik Bantuan Rumah BNPB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SPBU-BLANG-MUKO-04122025.jpg)