Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Bantuan Makanan belum Merata, Korban Banjir Aceh Tamiang Terpaksa Mengemis di Jalan

Penyaluran bantuan makanan yang belum merata memaksa korban banjir di Aceh Tamiang mengemis di sepanjang jalan...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Eddy Fitriadi
Istimewa
LULUH LANTAK – Kondisi perkampungan warga di Kabupaten Aceh Tamiang luluh lantak akibat diterjang banjir. Gambar direkam, Rabu (3/12/2025) malam (ilustrasi). Penyaluran bantuan makanan yang belum merata memaksa korban banjir di Aceh Tamiang mengemis di sepanjang jalan. 
Ringkasan Berita:
  • Penyaluran bantuan makanan belum merata, banyak korban banjir di Aceh Tamiang mengemis di jalan raya.
  • Aksi ini menjadi pilihan terakhir warga, karena belum merasakan bantuan makanan ataupun minuman dari pihak manapun.
  • Warga berharap kunjungan sejumlah pejabat penting memberikan dampak positif terhadap penanggulangan bencana.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Penyaluran bantuan makanan yang belum merata memaksa korban banjir di Aceh Tamiang mengemis di sepanjang jalan raya.

Kondisi memprihatinkan ini sudah terlihat sejak beberapa hari lalu dan hingga Kamis (4/12/2025) terus bertambah.

Warga dari berbagai golongan kelompok usia ini terlihat berdiri di pinggir jalan sembari mengangkat kotak ataupun plastik berharap bantuan pengendara yang melintas.

Aksi ini merupakan pilihan terakhir karena sejauh ini mereka belum merasakan bantuan makanan ataupun minuman dari pihak manapun.

“Bantuan katanya ada di Payabedi, kami gak sanggup jalan ke sana,” kata Ruslan di Terban, Karangbaru.

Saat ini kata dia, warga sangat membutuhkan air bersih dan bahan makanan. Keberadaan dapur umum juga harus dibuat untuk mencegah terjadinya kelaparan massal.

Baca juga: VIDEO - Mualem Terobos Aceh Tamiang di Tengah Malam Gelap, Antar Bantuan untuk Korban Banjir

Minimnya informasi tentang penanggulangan bencana ini membuat warga putus asa. Mereka berharap ada perwakilan pemerintah yang hadir dan aktif memberikan kabar tentang kondisi terkini.

“Sebenarnya sampai kapan kondisi kayak gini, tengok (lihat) saja mobil-mobil hanyut masih berserakan,” kata warga lainnya.

Warga berharap kunjungan sejumlah pejabat penting ke Aceh Tamiang memberikan dampak positif terhadap penanggulangan bencana. Pembersihan harus dilakukan sesegera mungkin karena mereka khawatir keberadaan bangkai ternak yang mulai membusuk menimbulkan penyakit. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved