Minggu, 26 April 2026

Aceh Singkil

Dampak Banjir, Tanaman Cabai Milik Warga Gosong Telaga Barat Aceh Singkil Mati

"Punya kami usia dua minggu tanam. Mati semua terendam banjir," kata Wong mahasiswa STIP Yashafa

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
CABAI MATI: Tanaman cabai milik warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, mati akibat terendam banjir, Jumat (5/12/2025). 

"Punya kami usia dua minggu tanam. Mati semua terendam banjir," kata Wong mahasiswa STIP Yashafa


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tanaman cabai milik warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, mati akibat terendam banjir

Tanaman cabai yang mati dalam berbagai usia. 

Ada yang dua minggu tanam, ada juga yang memasuki usia panen. 

"Punya kami usia dua minggu tanam. Mati semua terendam banjir," kata Wong mahasiswa STIP Yashafa yang budidayakan cabai merah keriting di halaman belakang kampusnya, Jumat (5/12/2025).

Total ada 9.000 tanaman cabai yang baru ditanam seluruhnya mati. 

Selain yang sudah ditanam, bibit cabai siap panen juga mati akibat tidak terurus ketika banjir terjadi. 

"Jangankan urus cabai, mengungsi saja kalang kabut," ujarnya. 

Sementara tanaman cabai yang siapa panen, namun mati akibat kebanjiran milik Herman masih di kawasan Gosong Telaga Barat

Seluruh batang cabai mati membusuk. Sementara cabainya masih terlihat merah. 

Akan tetapi tidak bisa dipanen, sebab ikut membusuk bersama tanamannya. 

Berdasarkan pantauan Serambinews.com bukan hanya tanam cabai yang mati. 

Tanaman palawija milik warga Gosong Telaga Barat, juga mati. 

Antara lain kacang panjang, kangkung serta sayur mayur lainnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved