Banda Aceh
1.670 LPG 3 Kg Mulai Didistribusi di Banda Aceh
Sebanyak 1.670 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram telah mulai didistribusikan secara bertahap ke sejumlah titik yang terdampak...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemko Banda Aceh mulai mendistribusikan 1.670 tabung LPG 3 kg ke wilayah terdampak bencana untuk mencegah kelangkaan dan menjaga stabilitas harga.
- Wali Kota Illiza menegaskan distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan Pertamina dan diawasi agar tepat sasaran tanpa penyimpangan.
- Pengawasan diperketat dan masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan, dengan harapan pasokan elpiji tetap stabil selama masa pemulihan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 1.670 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram telah mulai didistribusikan secara bertahap ke sejumlah titik yang terdampak, atas arahan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal.
Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat memastikan kebutuhan gas LPG 3 kg bagi masyarakat tetap terpenuhi pascabencana yang melanda wilayah ibu kota. Wali kota menegaskan, keberlanjutan distribusi LPG menjadi prioritas utama dalam masa pemulihan pascabencana.
“Hal ini penting agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan maupun lonjakan harga di lapangan, kita ingin memastikan warga tetap tenang dan kebutuhan energi rumah tangga tetap aman. Distribusi sudah berjalan, dan kami terus memonitor agar suplai tetap stabil,” ujar Illiza dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).
Menurut wali kota, proses distribusi dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah kota, PT Pertamina, agen resmi LPG, dan pihak terkait lainnya. "Tim kita di lapangan juga ditugaskan mengawasi penyaluran agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan," tambahnya.
Baca juga: Sejumlah Warung di Banda Aceh Tutup Akibat tak Ada Gas, Ekonomi Warga Terdampak
Dikatakan, Pemko akan terus memperkuat pengawasan dan mempercepat pendistribusian di wilayah yang belum terjangkau. "Masyarakat juga kita imbau untuk membeli LPG sesuai kebutuhan dan melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau penjualan di atas harga eceran tertinggi," sebut Illiza.
Dengan langkah cepat dan terarah ini, ia berharap pasokan elpiji di Banda Aceh tetap terkendali. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina untuk kerja kerasnya dalam penyediaan gas elpiji. Hal ini sangat membantu masyarakat dalam melanjutkan aktivitas sehari-hari secara normal selama masa pemulihan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Illiza-Saaduddin-Djamal-foto-terkini.jpg)