Kamis, 23 April 2026

Mahasiswa KKN Terkurung di Samarkilang

BREAKING NEWS - Kritis, 10 Mahasiswa KKN Terjebak di Samarkilang Bener Meriah, BNPB Kirim Helikopter

Sebanyak 10 Mahasiswa KKN dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh terjebak berhari-hari di pemukiman Samarkilang, Kabupaten Bener Meriah.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dokumen ITS
Kalaksa BPBD Bener Meriah, Safriadi (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (6/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi para mahasiswa tersebut menggunakan helikopter.
  • Ada 10 orang, perempuan dan laki-laki. Mereka terjebak di sana dan tidak bisa keluar dari Samar Kilang, kondisinya kritis, ada yang cedera dan sudah kelaparan.

 

Laporan Bustami I Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG- Sebanyak 10 Mahasiswa KKN dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh terjebak berhari-hari di pemukiman Samarkilang, Kabupaten Bener Meriah.

Mereka terjebak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Bener Meriah sejak Rabu (26/12/2025).

Informasinya para mahasiswa yang sedang mengikuti Kerja Kuliah Nyata (KKN) saat ini kondisi mengkhawatirkan ada yang kelaparan bahkan cedera fisik.

Para mahasiswa terdiri atas perempuan dan laki-laki itu telah terjebak di Samarkilang, Kecamatan Syiah Utama Bener Meriah telah memasuki hari ke 11 Bencana.

Sementara menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi para mahasiswa tersebut menggunakan helikopter.

"Ada 10 orang, perempuan dan laki-laki. Mereka terjebak di sana dan tidak bisa keluar dari Samar Kilang, kondisinya kritis, ada yang cedera dan sudah kelaparan," ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Dikatakan, jika pasca koordinasi berjalan, pihak BNBP siap memfasilitasi helikopter untuk proses evakuasi tersebut.

"Kita saat ini sedang menunggu di Bandara Rembele kemudian terbang menuju Samar Kilang," ungkapnya.

Di wilayah Pemukiman Samar Kilang kata dia, tim sudah menyiapkan helipad, tepatnya di kawasan Kampung Blang Panu, Kecamatan Syiah Utama.

"Mohon doanya. Kawasan Samar Kilang adalah daerah paling terisolir yang tidak dapat diakses melalui jalur darat akibat bencana. Terhadap 10 mahasiswa ini akan dibawa ke RSUD Muyang Kute untuk mendapatkan penanganan medis," pungkasnya.

Baca juga: Pelayanan Lumpuh Total, RSUD SAAS Aceh Timur Alihkan Operasional ke Zubir Mahmud

Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo melalui Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengirim 1 ton beras ke wilayah Samarkilang atau Syiah Utama, Bener Meriah.

Beras tersebut dikirim menggunakan helikopter Caracal milik TNI AU dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo, Medan.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat mengecek langsung proses pengiriman bantuan tersebut bersama Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan, penggunaan helikopter Caracal untuk memastikan bantuan cepat sampai, mengingat akses darat belum sepenuhnya pulih.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved