Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

Kreatif! Masyarakat Singkil Buat Jembatan Darurat dari Papan dan Ponton Drum, Pemkab Kapan? 

Warga Singkil bergotong royong bikin jembatan darurat dari papan & drum ponton, hanya motor dan pejalan kaki bisa lewat.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Dede Rosadi
JEMBATAN AMBRUK - Tiga hari pascakedatangan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, jembatan darurat belum dibuat di jembatan ambruk di Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (7/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Singkil bergotong royong bikin jembatan darurat dari papan & drum ponton, hanya motor dan pejalan kaki bisa lewat. 
  • Tarif Rp10 ribu jadi “tiket” melintas, karena papan & tenaga warga terus terkuras.
  • Pertanyaan menggantung: kalau rakyat bisa, kenapa Pemkab belum juga bergerak?

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga telah membuat jembatan darurat dari papan serta ponton drum yang disambung di jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.

Jembatan darurat ini tepatnya dibangun di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil

Sesuai kemampuan warga, jembatan darurat tersebut hanya bisa dilintasi sepeda motor dan pejalan kaki. 

Untuk melintasi jembatan darurat tersebut memang tidak gratis.

Warga meminta imbalan sebesar Rp 10 ribu, untuk mengganti papan serta jasa membantu menyeberangkan. 

Warga tak bisa disalahkan meminta imbalan.

Baca juga: Arahan Wapres Diabaikan, Jembatan Darurat di Gosong Telaga Barat Aceh Singkil belum Dibangun

Sebab, mereka harus merelakan papan, perahu, dan pontonnya rusak dilindas kendaraan. 

Belum lagi tenaga yang dikeluarkan ketika membuat dan memperbaiki titian darurat yang bergeser setiap saat.

Ada dua titik jalan utama ke luar masuk Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, yang putus di Desa Gosong Telaga Barat. 

Di dua titik itu, warga sudah membangun titian darurat untuk sepeda motor dan pejalan kaki. 

Satu titik dikenakan tarif, sementara satu titik lagi terserah bagi pelintas menyumbang alakadarnya. 

Kemampuan warga membuat jembatan darurat menimbulkan pertanyaan mengapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, tidak meniru. 

Baca juga: Kementerian PU Bangun Jembatan Darurat di Meureudu, Ini Harapan HRD

Setidaknya ikut membuat jembatan darurat di Gosong Telaga Barat. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved