Selasa, 28 April 2026

Berita Banda Aceh

Pertamina Antar BBM ke Gayo dengan Pesawat, Tahap Awal Pasok 2.000 Liter

Pertamina Patra Niaga menyalurkan BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah menggunakan pesawat perintis.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/HO
PASOK PAKAI PESAWAT - Pertamina Patra Niaga melalui Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagian Utara melakukan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan pesawat perintis ke wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh. 
Ringkasan Berita:
  • Pertamina Patra Niaga menyalurkan BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah menggunakan pesawat perintis.
  • Langkah ini dilakukan karena akses darat terputus akibat banjir dan longsor. 
  • Tahap awal mengirim 1.000 liter Pertalite dan 1.000 liter Biosolar untuk mendukung pemulihan aktivitas warga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Sebagai upaya memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat yang terdampak bencana, Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagian Utara melakukan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan pesawat perintis ke wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. 

Upaya penyaluran menggunakan pesawat perintis ini dilakukan karena akses darat ke wilayah tersebut putus total akibat banjir dan longsor.

Dalam penyaluran tahap awal ini, Pertamina Patra Niaga mengirimkan 1.000 liter Pertalite (setara 5 drum) dan 1.000 liter Biosolar (setara 5 drum). 

BBM tersebut didistribusikan sebagian ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat, operasional pemerintahan, layanan publik, serta kebutuhan logistik penanggulangan bencana.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan energi bagi masyarakat, terutama di daerah yang sedang menghadapi situasi bencana.

Baca juga: Tembus Akses Terputus, Pertamina Salurkan BBM ke Wilayah Bireuen

“Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran energi tetap berjalan meski akses darat terputus. Pengiriman melalui pesawat perintis adalah opsi terbaik untuk mempercepat penyaluran BBM ke titik-titik yang membutuhkan. Energi tidak boleh berhenti, terlebih dalam situasi bencana,” ujar Roberth.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved