Banda Aceh
Bawa 3,5 Ton Bantuan dan Relawan, Walkot Banda Aceh Lepas Keberangkatan KP Hiu 12 ke Langsa-Tamiang
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal melepas secara simbolis keberangkatan Kapal Pengawas (KP) Hiu 12 Kelautan dan Perikanan..
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melepas KP Hiu 12 yang membawa 3,5 ton bantuan dan 18 relawan menuju Langsa dan Aceh Tamiang.
- Kapal berkecepatan tinggi itu membawa berbagai kebutuhan darurat, sementara Pemko juga akan menyalurkan bantuan ke Bireuen melalui jalur darat.
- Relawan Posko Bersama akan menyalurkan bantuan langsung kepada bayi dan lansia, dengan perjalanan kapal diperkirakan 10–12 jam tergantung cuaca.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal melepas secara simbolis keberangkatan Kapal Pengawas (KP) Hiu 12 Kelautan dan Perikanan RI yang membawa 3,5 ton bantuan kemanusiaan plus 18 relawan, dari pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Sabtu (6/12/2025) malam.
KP Hiu 12 berdimensi panjang 32 meter di bawah komando kapten kapal La Ded itu, mampu mencapai kecepatan maksimum 70 knot dan akan berlayar menuju Pelabuhan Kota Langsa. Bantuan yang dibawa seperti sembako, biskuit, air mineral, makanan bayi, pakaian layak pakai, pampers/pembalut, dan obat-obatan dengan fokus distribusi ke wilayah Langsa dan Aceh Tamiang.
Didampingi Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo Abdul Quddus, Illiza turut meninjau kesiapan kapal dan kru seeta menyemangati tim relawan yang dikoordinir oleh Destika Gilang Lestari. "Semoga dilancarkan sampai ke tujuan dengan selamat untuk membantu saudara-saudara kita di sana," ujarnya.
Baca juga: BPBD Banda Aceh Ingatkan Warga Tetap Siaga Selama Desember, Ini Pesannya
Wali kota menyampaikan terima kasih kepada pihak PSDKP Lampulo, yang bersedia memfasilitasi pengiriman bantuan dan tim relawan. "Atas nama pemerintah dan warga kota, saya mengucapkan terima kasih karena telah memberikan kemudahan kepada tim relawan dari Banda Aceh," ucap Illiza.
Pemko Banda Aceh juga dijadwalkan akan bertolak ke Kabupaten Bireuen via jalur darat pada Minggu (7/12/2025). "Kita akan mengantarkan langsung bantuan yang telah kita himpun dari ASN, perbankan, instansi vertikal, dan segenap unsur masyarakat," ujar Illiza.
Sementara Koordinator Relawan Posko Bersama Demres Bencana Aceh 2025, Destika, mengatakan pihaknya akan menyalurkan langsung bantuan kepada masyarakat korban bencana. "Kita sudah lakukan asesmen awal, penerima bantuan bayi dan lansia," ujarnya.
Informasi dari pihak PSDKP Lampulo, KP Hiu 12 dijadwalkan berangkat pada pukul 00.00 WIB, Minggu dinihari, bertepatan dengan gerak pasang air laut. Perjalanan ke Kota Langsa diperkirakan menempuh waktu 10 sampai dengan 12 jam, tergantung cuaca dan ombak.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Illiza-Saaduddin-Djamal-mengecek-data-banjir-di-Bireuen.jpg)