Berita Aceh Tenggara
BBM Langka di Agara, Antrean Panjang di SPBU Masih Berlanjut
Kondisi ini setiap harinya cukup mengganggu arus lalulintas dari Kutacane menuju Medan dan sebaliknya.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Hingga Selasa (8/12/2025), Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU-SPBU di Aceh Tenggara habis "terkuras" oleh antrean panjang kendaraan bermotor yang mengular
- Kelangkaan BBM di pasaran, cukup berdampak terhadap perekonomian masyarakat di Aceh Tenggara di tengah banjir bandang
- Aparat kepolisian diminta menyelidiki penyebab BBM langka di pasaran. Ini tentunya, dengan memperhatikan kendaraan bermotor apabila ada yang dicurigai yang berulangkali mengisi BBM di setiap SPBU -SPBU
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pasca banjir bandang menerjang Aceh Tenggara pada Kamis 27 November 2025 hingga Selasa (8/12/2025), Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU-SPBU di Aceh Tenggara habis "terkuras" oleh antrean panjang kendaraan bermotor yang mengular.
Kondisi ini setiap harinya cukup mengganggu arus lalulintas dari Kutacane menuju Medan dan sebaliknya.
Kelangkaan BBM di pasaran, cukup berdampak terhadap perekonomian masyarakat di Aceh Tenggara di tengah banjir bandang. BBM sulit diperoleh di pasaran, bahkan harga BBM bervariasi dari Rp 15.000 per liter hingga Rp 25.000 per liter.
Baca juga: Kapolres Aceh Tenggara Antar Bantuan ke Desa Terdampak Banjir Bandang di Ketambe
"BBM terus dipasok di SPBU Lawe Desky, tetapi antrean panjang tak pernah terhenti di semua SPBU di Aceh Tenggara. Kita menduga BBM ini ada indikasi penimbunan. Karena, BBM tak ada di jual nampak di pasaran dan mereka menjual terselubung dengan harga melambung," kata warga di sana.
Menurutnya, kalau harga di pasaran eceran Rp 15.000 masih bisa ditoleransi. Tetapi, harga BBM seperti pertalite di pasaran cukup mencekik leher, itu namanya mencari kesempatan dengan memanfaatkan situasi.
"Saya tak berjualan kue keliling pakai becak mesin karena sulitnya memperoleh BBM satu liter saja di pasaran, kalau ikut antrean di SPBU tak sanggup kita karena cukup panjang dan menghabiskan waktu," kata Salahuddin, Salah Seorang Warga Lawe Loning Hakhapen Kecamatan Lawe Sigala -gala.
Baca juga: VIDEO - Bupati Aceh Tenggara Kasih Pujian ke Prabowo di Hadapan Pengungsi, Presiden Geleng Kepala
Menurutnya, aparat kepolisian harus menyelidiki penyebab BBM langka di pasaran. Ini tentunya, dengan memperhatikan kendaraan bermotor apabila ada yang dicurigai yang berulangkali mengisi BBM di setiap SPBU -SPBU.
Dan, bila perlu Polisi bisa membuka rekaman CCTV di setiap SPBU untuk melakukan penyelidikan penyebab BBM langka dan harga melambung.
Hal lain lain diutarakan, Sejumlah Sopir Angkutan pedesaan Lawe Pakam- Kutacane.
Mereka keluhkan, akibat antrean panjang kendaraan bermotor yang parkir tak beraturan dan semrawut sehingga membuat timbul kemacetan hingga kendaraan harus merayap di depan SPBU persisnya di lintasan Jalan Nasional Aceh Tenggara menuju Medan.
Baca juga: VIDEO Prabowo Turun ke Lokasi Bencana, Pastikan Perbaikan Darurat Jembatan Gantung Aceh Tenggara
Kendaraan dari arah berlawanan ini terjebak karena antrean panjang kendaraan bermotor untuk mengisi BBM. Akibatnya, mereka yang setiap pagi mengantar akan sekolah selalu terjebak kemacetan depan SPBU Lawe Desky Kecamatan Babul Makmur.
"Gara-gara antrean panjang kendaraan bermotor, kami rugi tak dapat sewa penumpang anak sekolah karena macet setiap saat," kata Sani dan Annazri kedua Sopir lintas Kutacane - Lawe Pakam.(*)
| Pulihkan Akses Vital, TNI dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan |
|
|---|
| Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Syamsul Rijal Minta Alumni HMI Kembali ke Khittah |
|
|---|
| Haji Uma Serahkan Bantuan Mukena dan Sarung untuk Pesantren Terdampak Banjir di Aceh Tenggara |
|
|---|
| GeRAK Aceh Desak Polda Usut Pajak Tambang Galian C di Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ANTREA-BBM-AGARA.jpg)