Berita Aceh Tenggara
Banjir Bandang Rusak 26 Rumah
Saat ini transportasi darat dari Aceh Tenggara menuju Sumatera Utara sudah lancar. MOHD ASBI, Kalaksa BPBD Aceh Tenggara
Ringkasan Berita:
- 26 rumah di Desa Lawe Tua Persatuan dan Lawe Tua Makmur, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, rusak akibat banjir bandang yang terjadi Sabtu (9/5/2026) malam
- Mohd Asbi ST MM, mengatakan, dari jumlah itu, rumah yang mengalami rusak berat 4 unit, rusak sedang 15 unit dan rusak ringan 7 unit serta 15 rumah terendam lumpur
- Akses transportasi di jalur Genting-Gerbang Angkup, kecamatan Silih Nara, kembali normal setelah sempat terhambat akibat banjir dan material longsor
Saat ini transportasi darat dari Aceh Tenggara menuju Sumatera Utara sudah lancar. MOHD ASBI, Kalaksa BPBD Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sebanyak 26 rumah di Desa Lawe Tua Persatuan dan Lawe Tua Makmur, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, rusak akibat banjir bandang yang terjadi Sabtu (9/5/2026) malam.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi ST MM, mengatakan, dari jumlah itu, rumah yang mengalami rusak berat 4 unit, rusak sedang 15 unit dan rusak ringan 7 unit serta 15 rumah terendam lumpur material banjir bandang.
Dikatakan, musibah banjir bandang itu terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tenggara sejak Sabtu (9/5/2026) sore. Hal itu menyebabkan air sungai meningkat hingga membawa material berupa bebatuan, dan kayu gelondongan sehingga menyumbat jembatan dan meluap ke permukiman warga serta menutupi ruas jalan nasional Aceh Tenggara-Sumatera Utara.
Tim reaksi cepat (TRC) BPBD segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, TNI dan Polri untuk melakukan upaya darurat. Pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum dan kerugian akibat dampak banjir bandang masih terus dilakukan
Saat ini penanganan darurat yaitu pembersihan material banjir bandang sedang dilakukan, yaitu menurunkan satu unit alat berat ke lokasi kejadian. Akibat musibah itu, 41 kepala keluarga (KK) atau 155 jiwa terdampak, 36 KK di Desa Lawe Tua Persatuan dan 5 KK di Desa Lawe Tua Makmur. Dalam musibah banjir bandang itu tak ada korban yang mengungsi.
“Saat ini transportasi darat dari Aceh Tenggara menuju Sumatera Utara sudah lancar. Alat berat diturunkan untuk membersihkan material bebatuan dan kayu gelondongan yang menutupi jalan Nasional di daerah itu,” pungkas Mohd Asbi.
Kembali normal
Sementara dari Aceh Tengah, akses transportasi di jalur Genting-Gerbang Angkup, kecamatan Silih Nara, kembali normal setelah sempat terhambat akibat banjir dan material longsor, Sabtu (9/5/2026).
Upaya pembersihan yang dilakukan BPBD Aceh Tengah membuahkan hasil sebelum tengah malam. Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan air meluap ke badan jalan.
Tak hanya banjir, material berupa tanah dan batuan dari tebing sekitar juga ikut menutupi permukaan aspal. Kondisi ini sempat membuat kendaraan roda empat terjebak dan tidak dapat melintas. Hanya kendaraan roda dua yang mampu melewati jalur tersebut, meski sangat berisiko.
Kalaksa BPBD Aceh Tengah, Andalika, menginstruksikan tim reaksi cepat untuk terjun ke lokasi. Satu unit alat berat jenis wheel loader dikerahkan untuk mengeksekusi pembersihan material secara intensif.
"Kami bergerak cepat dengan menurunkan wheel loader mulai pukul 19.00 WIB. Prioritas utama adalah mengangkat material tanah dan batuan agar arus lalu lintas tidak mengalami antrean yang lebih panjang," ungkapnya.(as/am)
Banjir Bandang Rusak 26 Rumah
Banjir Bandang Landa Aceh tenggara
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Pulihkan Akses Vital, TNI dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan |
|
|---|
| Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Syamsul Rijal Minta Alumni HMI Kembali ke Khittah |
|
|---|
| Haji Uma Serahkan Bantuan Mukena dan Sarung untuk Pesantren Terdampak Banjir di Aceh Tenggara |
|
|---|
| GeRAK Aceh Desak Polda Usut Pajak Tambang Galian C di Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mohd-Asbi-15122025.jpg)