Sabtu, 11 April 2026

Kelangkaan BBM

Warga Serbu Minyak dari “Bangkai” Mobil, BBM di Aceh Tamiang Masih Super Langka

Stok bahan bakar minyak (BBM) di Aceh Tamiang masih sangat terbatas dan disebut warga lokal super langka.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
BBM LANGKA - Bangkai mobil akibat banjir di Aceh Tamiang menjadi sasaran warga untuk mengatasi langkanya BBM. SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Stok bahan bakar minyak (BBM) di Aceh Tamiang masih sangat terbatas dan disebut warga lokal super langka.

Minimnya pasokan BBM ini membuat oknum pedagang eceran menaikkan harga di luar batas wajar karena sudah mencapai Rp80 ribu untuk ukuran satu botol air mineral ukuran sedang.

“Kalau dapat pedagang yang bagus, kena harga Rp40 ribu,” kata Syahrudi (31) warga Sungailiput, Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025).

Keberadaan ratusan mobil yang terlantar akibat banjir menjadi sasaran warga. 

Berbekal selang air, warga menyuling satu per satu mobil yang ditinggal pemiliknya begitu saja di jalan.

“Semuanya terpaksa, andai stok BBM cukup, mana mungkin mengambil dari mobil orang,” kata warga lainnya.

Hingga dua pekan berlalu, kondisi Aceh Tamiang masih lumpuh. 

Baca juga: Gubernur Aceh Tinjau Jembatan Ambruk yang Dikunjungi Wapres di Aceh Singkil 

Jaringan listrik yang padam berimbas terhadap macetnya pasokan air bersih dan hilangnya jaringan telekomunikasi.

Sejumlah warga mengaku putus asa. Di tengah keterbatasan pasokan makanan, mereka tidak mendapat informasi apapun tentang progres penanggulangan bencana.

Di sepanjang jalan raya, ratusan orang berdiri berharap belas kasih dari pengendara yang melintas. 

Di sisi kiri dan kanan terlihat bangunan rumah yang rusak parah dan sebagian bahkan hanyut dan hancur.

Beberapa warga masih ada yang harus tidur di aspal karena sudah tidak memiliki tempat tinggal dan tidak tersedianya tenda untuk  menampung para pengungsi.

“Dari hari pertama banjir, kami tidak pernah melihat petugas datang. Untung banyak relawan dari berbagai daerah yang masih peduli,” ucap Riki (30), warga Sungailiput.(*)

BBM LANGKA - Bangkai mobil akibat banjir di Aceh Tamiang menjadi sasaran warga untuk mengatasi langkanya BBM. SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved