Senin, 27 April 2026

Banjir Landa Aceh

Momen Prajurit Kodam IM Gotong Lansia Penderita Stroke dari Dusun Terpencil di Bener Meriah

Babinsa, Koramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kodam Iskandar Muda (IM) mengevakuasi sepasang lanjut usia (lansia) penderita stroke...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
EVAKUASI LANSIA - Prajurit Kodam IM saat mengevakuasi sepasang lansia penderita stroke dengan cara digotong dari Dusun Guci, Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Bener Meriah, menuju Puskesmas Buntul untuk mendapatkan penanganan medis, Kamis (11/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Babinsa Koramil 05/Permata mengevakuasi dua lansia penderita stroke dari Dusun Guci, Bener Meriah, dengan berjalan kaki sejauh sekitar 6 km menuju Puskesmas Buntul akibat akses jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan.
  • Evakuasi dilakukan menggunakan tandu darurat bersama warga, melewati medan perbukitan yang terjal.
  • Setibanya di puskesmas, kedua lansia langsung mendapat perawatan medis, dan keluarga menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Babinsa, Koramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kodam Iskandar Muda (IM) mengevakuasi sepasang lanjut usia (lansia) penderita stroke dengan cara digotong dari Dusun Guci, Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Bener Meriah, menuju Puskesmas Buntul untuk mendapatkan penanganan medis, Kamis (11/12/2025).

Kedua lansia tersebut adalah Aman Yus (65), yang telah lama menderita stroke menahun sehingga mengalami keterbatasan gerak, dan Ine Yus (60), yang mengalami stroke ringan dan membutuhkan perawatan segera. Kondisi kesehatan keduanya yang semakin menurun membuat pihak keluarga meminta bantuan kepada prajurit TNI AD itu, demi memastikan mereka dapat dibawa ke fasilitas kesehatan meskipun akses ke desa tersebut sangat terbatas.

Babinsa Koramil 0119/Bener Meriah, setelah menerima laporan, segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta warga sekitar. Kondisi geografis Dusun Guci yang berada di kawasan perbukitan, ditambah dengan akses jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan, membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan berjalan kaki.

“Dengan penuh kesabaran dan komitmen kemanusiaan, Babinsa bersama masyarakat menempuh perjalanan sejauh sekitar 6 kilometer menuju Puskesmas Buntul,” ungkap Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu darurat yang disiapkan secara gotong royong. Medan terjal, kontur jalan yang naik-turun, serta kondisi alam yang cukup menantang tidak menyurutkan langkah Babinsa dan warga dalam membawa kedua pasien. Setiap meter perjalanan menunjukkan kuatnya solidaritas antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi bersama.

Sesampainya di Puskesmas Buntul, kedua lansia tersebut langsung mendapat penanganan medis dari tenaga kesehatan yang telah siaga. Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan Babinsa, yang dianggap sangat berarti mengingat kondisi desa yang jauh dari layanan kesehatan dan sulit dijangkau kendaraan.

Baca juga: Tim Kesehatan Kodam IM Bantu Pelayanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir di Aceh

Babinsa Koramil 0119/Bener Meriah menyampaikan bahwa tugas tersebut merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat. Ia menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir untuk membantu siapa pun tanpa memandang waktu maupun kondisi medan.

Melalui tindakan kemanusiaan ini, TNI AD kembali memperlihatkan komitmen untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses. Sinergi antara Babinsa dan warga diharapkan terus terjaga sebagai wujud kebersamaan dalam membangun rasa aman dan peduli antar sesama.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved