Selasa, 21 April 2026

Berita Nagan Raya

PLN Jeuram Luruskan Pemberitaan soal PLTU Nagan Raya Unit 2, Kondisi Saat Ini Standby

Namun, untuk mengoperasikan pembangkit ini diperlukan pasokan listrik awal (backfeeding) sekitar 10 Megawatt (MW) dari sistem," ujar Manage

Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Rizwan
PLTU NAGAN RAYA - PLTU Nagan Raya 1-2 milik PLN 
Ringkasan Berita:
  • PLN ULP Jeuram menegaskan PLTU Nagan Raya Unit 2 tidak mengalami gangguan dan saat ini dalam kondisi siaga (standby) serta siap dioperasikan.
  • Pengoperasian PLTU membutuhkan pasokan awal sekitar 10 MW, yang jika dilakukan sekarang berisiko memicu pemadaman lebih luas karena keterbatasan daya.
  • PLN memilih menunggu selesainya pembangunan tower emergency dan perbaikan jaringan transmisi Brandan–Langsa agar pemulihan listrik berjalan stabil dan aman.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - PLN ULP Jeuram, Nagan Raya, meluruskan pemberitaan yang sebelumnya menyebutkan PLTU Nagan Raya unit 2 mengalami gangguan.

"Saat ini PLTU Nagan Raya Unit 2 berada dalam kondisi siaga (standby) dan siap beroperasi.

Namun, untuk mengoperasikan pembangkit ini diperlukan pasokan listrik awal (backfeeding) sekitar 10 Megawatt (MW) dari sistem," ujar Manager PLN ULP Jeuram, Sertino Anggara.

Kepada Serambinews.com, Sabtu (13/12/2025), Sertino menjelaskan, apabila proses menyalakan PLTU Nagan Raya Unit 2 dilakukan sekarang, maka pasokan daya yang tersedia harus dialihkan sementara ke proses persiapan pembangkit. 

"Kondisi ini berisiko menyebabkan pemadaman yang lebih meluas, karena listrik yang tersisa menjadi semakin berkurang untuk masyarakat;" jelasnya.

Dikatakan, dengan mempertimbangkan risiko tersebut dan kondisi pasokan daya yang masih terbatas, saat ini dipilih langkah yang paling aman, yaitu menunggu selesainya pembangunan tower emergency serta perbaikan jaringan transmisi ruas Brandan-Langsa yang terdampak bencana di Aceh. 

Baca juga: Malam Ini, Aceh Barat Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Banjir di Aceh

"Langkah ini diambil agar sistem kelistrikan dapat pulih secara lebih stabil dan menyeluruh," ungkapnya. (*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved