Banjir Landa Aceh
Bantuan 1,5 Ton Dikirim Lewat Udara ke Desa Sikundo untuk Korban Banjir
Guna memenuhi kebutuhan warga yang terisolir pascabanjir, pemerintah menyalurkan bantuan logistik seberat 1,5 ton ke Desa Sikundo...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemerintah menyalurkan bantuan logistik seberat 1,5 ton ke Desa Sikundo, Aceh Barat, melalui jalur udara menggunakan helikopter karena akses darat masih terputus pascabanjir.
- Bantuan berisi kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, pakaian, susu, dan perlengkapan mandi untuk warga yang selama ini terisolir.
- Pemda Aceh Barat terus berupaya membuka akses jalan dengan alat berat serta memastikan layanan kesehatan dan bantuan darurat tetap berjalan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Guna memenuhi kebutuhan warga yang terisolir pascabanjir, pemerintah menyalurkan bantuan logistik seberat 1,5 ton ke Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, pada Minggu (14/12/2025). Bantuan tersebut dikirim melalui jalur udara menggunakan helikopter karena akses darat ke wilayah tersebut masih terputus.
Bantuan yang didroping dari udara sekitar pukul 15.00 WIB itu berisi berbagai kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya perlengkapan mandi, pakaian, susu, serta makanan dan minuman. Bantuan diangkut menggunakan helikopter dari Lanud SIM, sekaligus membawa logistik bantuan untuk wilayah Bener Meriah.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, kepada Serambi, Minggu (14/12/2025) mengatakan bahwa bantuan tambahan tersebut telah diterima warga Desa Sikundo yang selama ini terisolir akibat dampak banjir.
“Alhamdulillah, untuk daerah yang terisolir yaitu Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, sudah mendapatkan bantuan tambahan. Hari ini datang bantuan 1,5 ton via udara, bantuan lengkap dengan perlengkapan mandi, pakaian, susu, makanan dan minuman,” ujar Tarmizi.
Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah bersama instansi terkait masih memfokuskan upaya pada pembukaan akses jalan menuju Desa Sikundo dengan menggunakan alat berat agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan dapat kembali normal.
“Saat ini kami sedang fokus menerobos jalan menuju Sikundo menggunakan alat berat. Alhamdulillah, Aceh Barat secara umum terkendali,” katanya.
Baca juga: Bupati Sampaikan Terima Kasih Atas Bantuan Pascabanjir, Aceh Barat Masih Butuh Dana Rehab Rekon
Sebelumnya, tim medis dari Dinas Kesehatan Aceh Barat yang didampingi personel TNI dan Polri telah lebih dahulu menjangkau Desa Sikundo dengan berjalan kaki. Mereka menempuh jalur sulit melewati lereng tebing dan menggunakan seutas tali, sebagaimana yang dilakukan warga setempat, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Tim medis juga telah meninggalkan obat-obatan dasar di lokasi serta memberikan penjelasan kepada warga terkait aturan konsumsi obat apabila muncul keluhan kesehatan. Pascabanjir, keluhan kesehatan warga Sikundo umumnya berupa demam, pilek atau infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), serta sebagian lainnya mengeluhkan sakit lambung.
Desa Sikundo sendiri dihuni oleh 37 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 117 jiwa. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan penanganan darurat dan penyaluran bantuan akan terus dilakukan hingga kondisi masyarakat pulih dan akses ke wilayah tersebut kembali terbuka sepenuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Barat-Tarmizi-SP-MM-melantik-100-orang-pejabat.jpg)