Kamis, 9 April 2026

Banjir Landa Aceh

Tak Mampu Tangani Banjir, Warga Terdampak Bencana Kibarkan Bendera Putih

Bendera putih berkibar di sejumlah daerah di pinggiran jalan lintas nasional Banda Aceh -Medan. Berdasarkan pantauan, Minggu (14/12/2025) bendera...

|
Penulis: Hendri Abik | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Hendri Abik
BENDERA PUTIH - Bendera putih berkibar di sejumlah daerah di pinggiran jalan lintas nasional Banda Aceh -Medan. Berdasarkan pantauan, Minggu (14/12/2025) bendera putih itu dikibarkan oleh warga di sejumlah titik diantaranya di kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Aceh Utara.  
Ringkasan Berita:
  • Warga terdampak banjir bandang mengibarkan bendera putih di sejumlah titik jalan lintas nasional Banda Aceh–Medan sebagai simbol keputusasaan dan permintaan bantuan.
  • Aksi tersebut dilakukan karena warga menilai penanganan dan bantuan dari pemerintah pusat lambat serta belum merata, meski bencana telah berlangsung hingga tiga pekan.
  • Selama ini, kebutuhan korban sebagian besar dipenuhi melalui solidaritas sesama warga dan bantuan relawan dari berbagai daerah.

 

Laporan Hendri Wartawan Serambi Indonesia | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Bendera putih berkibar di sejumlah daerah di pinggiran jalan lintas nasional Banda Aceh -Medan. 

Berdasarkan pantauan, Minggu (14/12/2025) bendera putih itu dikibarkan oleh warga di sejumlah titik diantaranya di kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Aceh Utara

Menurut sejumlah warga saat ditemui mengatakan bendera putih itu dipasang karena masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang sudah menyerah dan tak sanggup lagi untuk tangani banjir.

"Kami  sekarang menyerah dan tak sanggup lagi dan butuh bantuan,"ujah Bakhtiar saat dijumpai di Perlak, Aceh Timur

Menurut Bakhtiar masyarakat kecewa atas respons lambat dari pemerintah pusat dalam penanganan bencana alam Banjir bandang yang terjadi di sejumlah daerah di Aceh. 

Sejak tiga pekan terjadi bencana di Aceh bantuan masih kurang dan masih banyak masyarakat kelaparan. 

"Kita disini bantu warga sesama warga dan bangun dapur umum sendiri, tapi bantuan dari pemerintah belum kecukupan dan merata," ujarnya. 

Baca juga: Update Kerusakan Banjir Aceh Timur, 52 Orang Meninggal, 6.717 Rumah Rusak Parah

Oleh karena itu, mereka kibarkan bendera putih sebagai simbol menyerah dan pasrah. 

Dia menjelaskan selama ini kondisi para korban bencana alam sangat memprihatinkan, bantuan yang diterima baik makanan, minuman, obat-obatan, dan pakaian, kebanyakan berasal dari relawan yang datang sigap dari berbagai kota di Indonesia.(*) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved